Pemalang, Jawa Tengah [DESA MERDEKA] – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Negeri Semarang (UNNES) mengusung program “Perempuan Agen Pancasila” di Desa Wiyorowetan, Kecamatan Ulujami, Kabupaten Pemalang, 14 Agustus 2025. Program ini dirancang untuk memberdayakan perempuan, khususnya ibu rumah tangga, guna memperkuat ketahanan pangan keluarga dan meningkatkan kualitas hidup secara mandiri. Inisiatif ini selaras dengan poin-poin Sustainable Development Goals (SDGs), terutama dalam upaya mengentaskan kelaparan dan mewujudkan desa mandiri pangan.
Selama dua minggu, para mahasiswa KKN UNNES bertindak sebagai fasilitator dan pendamping, membimbing perempuan di desa tersebut melalui serangkaian pelatihan komprehensif. Materi yang disampaikan mencakup budidaya tanaman pangan ramah lingkungan, pengolahan hasil pertanian menjadi produk bernilai tambah, serta manajemen usaha pangan skala rumahan.

Program ini tidak hanya fokus pada teori, tetapi juga praktik langsung. Para peserta diajak untuk menerapkan ilmu yang didapat, mulai dari cara menanam yang efektif hingga mengolah hasil panen menjadi produk olahan yang bisa dijual, sehingga dapat menjadi sumber pendapatan tambahan bagi keluarga. Hal ini sejalan dengan visi “Bersama UNNES GIAT, Membangun Indonesia dari Desa” yang menjadi semangat utama para mahasiswa.
Kerja sama antara Pusat Pengembangan KKN LPPM UNNES dengan Dinas Pertanian Kabupaten Pemalang menjadi kunci keberhasilan program ini. Kolaborasi lintas sektor ini memastikan bahwa materi dan praktik yang diberikan relevan dengan kondisi pertanian lokal dan memiliki dampak jangka panjang.
Melalui program “Perempuan Agen Pancasila,” UNNES tidak hanya mencetak lulusan yang cerdas secara akademik, tetapi juga peka terhadap isu sosial dan ekonomi di masyarakat. Program ini diharapkan menjadi model percontohan yang dapat direplikasi di desa-desa lain di Indonesia, membuktikan bahwa pemberdayaan perempuan adalah salah satu kunci utama dalam membangun desa yang tangguh dan sejahtera.

















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.