Pariaman [DESA MERDEKA] – Semangat kompetisi catur membahana di Kota Pariaman! Sebanyak 342 pecatur dari berbagai kategori usia dan daerah di Sumatera Barat memadati area pertandingan Kejuaraan Catur Non-Master se-Sumatera Barat. Mereka siap memperebutkan Trofi Bergilir Kapolres Pariaman Cup VI Tahun 2025. Para peserta didampingi orang tua dan masyarakat umum, menciptakan suasana semarak di sekitar area pertandingan.
Acara pembukaan yang meriah ini berlangsung pada Jumat, 27 Juni 2025, dan akan berakhir hingga 29 Juni 2025. Pusat kegiatan berada di lapangan parkir dalam Kantor Polresta Pariaman, Jalan Imam Bonjol Nomor 37, Kota Pariaman.

Kapolres Kota Pariaman, AKBP Andreanaldo Ademi, dalam sambutan pembukaan menyampaikan tujuan mulia dari turnamen ini. “Lomba catur ini diadakan untuk melatih mental sejak dini bagi siswa-siswi. Permainan catur ini membunuh, tetapi tidak melukai,” ujarnya. Pernyataan ini menegaskan filosofi catur sebagai ajang mengasah strategi dan mental tanpa melibatkan kekerasan fisik. Kegiatan bergengsi ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-79 yang jatuh pada 1 Juli 2025.
Kejuaraan ini dibagi menjadi beberapa kategori untuk mengakomodasi beragam tingkat kemampuan dan usia, meliputi tingkat Dewasa putra/putri, SMA putra/putri, SMP putra/putri, serta tingkat SD putra/putri. Antusiasme peserta semakin tinggi karena tidak dipungut biaya pendaftaran alias gratis. Para pemenang akan mendapatkan hadiah menarik berupa trofi, piagam, dan tabungan.
Pembukaan kejuaraan ini turut dihadiri oleh berbagai tokoh penting daerah, menunjukkan dukungan penuh terhadap pengembangan olahraga catur. Tampak hadir di antaranya Wakil Bupati Padang Pariaman, perwakilan Wali Kota Pariaman, Sekretaris Daerah Padang Pariaman, Ketua KONI Padang Pariaman dan Kota Pariaman, perwakilan KONI Sumatera Barat, Pengurus Provinsi Percasi Sumbar, Ketua DPRD Kabupaten Padang Pariaman dan Kota Pariaman, Dandim Pariaman, serta sejumlah pimpinan OPD Kabupaten Padang Pariaman dan Kota Pariaman.
Ketua Panitia Pelaksana, Iptu Agus Zainal, bersama anggota timnya seperti Budi Perwira, Hambali, dan Rio, telah memastikan seluruh persiapan berjalan lancar demi suksesnya acara.
Kemeriahan kejuaraan catur ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga dapat menumbuhkan bibit-bibit pecatur berbakat di seluruh Sumatera Barat. Lebih dari itu, turnamen ini menjadi sarana efektif untuk mempererat silaturahmi antarwarga dari berbagai kabupaten/kota. Mari saksikan siapa yang akan meraih gelar juara dan membawa pulang trofi bergilir tahun ini!

Penggiat Desa. Lakukan yang Perlu saja (Prioritas).
Kita Gak perlu memenangkan semua Pertempuran.
Tinggal di Padang Pariaman, Sumatera Barat.


















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.