Banjarnegara, Jawa Tengah [DESA MERDEKA] – Semangat berkurban di Desa Batur, Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara, tak sekadar ritual ibadah, tetapi menjelma menjadi wujud nyata solidaritas sosial dan kemandirian umat. Di tengah gejolak ekonomi yang tak menentu, warga Desa Batur justru semakin menguatkan tekad untuk berbagi.
Kepala Desa Batur, Ahmad Fauzi, mengungkapkan data yang mencengangkan. “Secara keseluruhan, hewan kurban tahun ini di Desa Batur mencapai 197 ekor sapi dan 523 ekor kambing,” jelas Fauzi di aula Madrasah Diniyah Muhammadiyah Dusun Krajan, Desa Batur, Jumat (6/6/2025). Ia menambahkan, khusus di Dusun Krajan saja, tercatat 64 ekor sapi dan 280 ekor kambing.
Fauzi menegaskan bahwa antusiasme warga untuk berkurban bukanlah fenomena sesaat. Kesadaran ini telah tumbuh dan mengakar kuat sejak lama, diwariskan secara turun-temurun. “Alhamdulillah, kesadaran warga untuk berkurban sangat tinggi. Meskipun kondisi ekonomi sedang sulit, jumlah hewan kurban tetap banyak. Ini bukan karena tren sesaat, tetapi memang sudah menjadi tradisi kurban,” ujarnya dengan bangga.

Tahun ini, jumlah pekurban juga mengalami peningkatan signifikan. Meskipun sebagian warga beralih dari sapi ke kambing, semangat mereka tetap membara. Banyak yang rela menabung sepanjang tahun demi menunaikan ibadah agung ini. “Yang bekerja di pasar biasanya menabung harian, petani setelah panen, dan yang berkantor menyisihkan tiap bulan. Menjelang Iduladha, mereka tinggal melengkapi jika kurang,” paparnya.
Semangat gotong royong juga sangat terasa dalam proses penyembelihan dan distribusi daging kurban. Ketua Panitia Kurban, Ahmad Hidayat, menyebutkan bahwa 728 pekurban terlibat langsung dalam seluruh prosesi, mulai dari penyembelihan, pemotongan, hingga pengemasan dan distribusi. “Jika di tempat lain biasanya diserahkan sepenuhnya kepada panitia, di sini kami melibatkan semua. Dari penyembelihan, pemotongan, sampai pengemasan dan pembagian. Yang dekat kami bagikan langsung, yang jauh kami salurkan melalui Lazismu,” terang Hidayat.

Tak hanya untuk warga lokal, daging kurban dari Desa Batur juga menjangkau hingga luar desa, bahkan luar kabupaten. Banyak penerima datang langsung untuk mengambil bagian mereka, menandakan luasnya dampak kurban Desa Batur ini. Desa Batur memberikan teladan inspiratif tentang bagaimana semangat berkurban dapat mempererat tali persaudaraan dan mewujudkan kemandirian umat.



















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.