Jakarta [DESA MERDEKA] – Bupati Tana Toraja, Zadrak Tombeg, menunjukkan komitmen penuh untuk menyukseskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan percepatan pembentukan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih. Hal ini disampaikan Zadrak saat beraudiensi dengan Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Wamendes PDT) Ahmad Riza Patria di Jakarta pada Selasa (27/5/2025).
Zadrak Tombeg melaporkan kemajuan signifikan terkait inisiatif strategis ini. Dari total 112 desa dan 47 kelurahan di Kabupaten Tana Toraja, sebanyak 129 desa dan kelurahan sudah rampung melaksanakan musyawarah desa khusus (Musdesus) untuk pembentukan Kopdes/Kopkel Merah Putih. “Saya berkomitmen pada akhir Mei semua desa dan kelurahan di Kabupaten Tana Toraja sudah selesai melaksanakan Musdesus, agar bisa melanjutkan ke tahap berikutnya,” tegas Zadrak, optimistis.

Selain itu, Zadrak juga memaparkan potensi besar sektor pertanian di Tana Toraja. Sayangnya, potensi ini terganjal masalah pemasaran, sebuah kendala yang juga dihadapi produk-produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) setempat. “Produksi UMKM kurang pasar, dan juga untuk mengakomodasi produk-produk hasil pertanian juga kurang,” keluh Zadrak.
Menanggapi permasalahan tersebut, Wamendes Ariza Patria menegaskan komitmennya untuk pemerataan ekonomi di wilayah perdesaan. Ia meyakini bahwa Kopdes Merah Putih dan program MBG adalah solusi jitu untuk mengatasi hambatan ekonomi di Tana Toraja. Menurut Ariza, kedua program ini akan secara signifikan meningkatkan perekonomian baik di tingkat desa maupun kabupaten.
“Dari semua ini yang urgen adalah MBG, Pak. Kenapa urgen? Kalau ini semua terlambat tidak bisa diulang, Pak,” ujar Ariza, menekankan pentingnya kecepatan implementasi. Ia menambahkan, “Kalau Bapak ingin memajukan desa Bapak, bagaimana di desa Bapak semua itu punya unit SPPG (Sarana Prasarana Produksi Pangan dan Gizi).”
Oleh karena itu, Wamendes Ariza meminta Pemerintah Kabupaten Tana Toraja untuk segera memetakan kebutuhan unit SPPG dan menentukan target penerima program MBG, mulai dari siswa TK hingga SLTA, serta ibu hamil. Pertemuan ini turut dihadiri Dirjen Pembangunan Perdesaan dan Daerah Tertinggal (PPDT) Samsul Widodo dan Dirjen Pengembangan Ekonomi dan Investasi Desa (PEID) Tabrani, menandakan keseriusan kementerian dalam mendukung upaya Pemkab Tana Toraja.
Redaksi Desa Merdeka


















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.