Menu

Mode Gelap
Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa Sultan HB X: Desa Adalah Fondasi Budaya dan Ekonomi

RAGAM · 21 Mei 2025 08:35 WIB ·

Rumah Dinas Bergonjong: Vasko Ruseimy Curi Perhatian Publik


					Rumah Dinas Bergonjong: Vasko Ruseimy Curi Perhatian Publik Perbesar

Padang [DESA MERDEKA]Nama Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasko Ruseimy, belakangan ini menjadi sorotan hangat di dunia maya. Namanya bahkan sempat merajai daftar trending Google Indonesia dengan lebih dari 1.000 penelusuran. Popularitas ini bukan tanpa alasan, melainkan dipicu oleh sebuah unggahan video istimewa di akun Instagram resminya, @vasko_ruseimy, yang menampilkan keunikan rumah dinasnya.

Video tersebut memperlihatkan rumah dinas berarsitektur khas Minangkabau, lengkap dengan atap gonjong yang memukau. Rumah dinas ikonik ini kemudian menjadi latar belakang sebuah podcast yang berhasil menyita perhatian publik. Podcast bertajuk “Uang dan Kekuasaan ft. Vasko Ruseimy” itu direkam di pekarangan rumah dinas Vasko, dengan menghadirkan Thymoti Ronald, seorang pengusaha muda yang dijuluki “triliuner muda”. Nuansa budaya Minang yang kental dari rumah gadang tersebut langsung menjadi perbincangan warganet, terutama setelah cuplikan videonya viral di berbagai platform media sosial dan masuk For You Page (FYP) di TikTok.

Meskipun baru sekitar dua bulan menjabat, Vasko Ruseimy telah menunjukkan komitmen dan langkah aktif jauh sebelum pelantikan. Hal ini menggarisbawahi keseriusannya dalam mengemban amanah, bukan sekadar mencari posisi. Dalam sesi podcast tersebut, Vasko secara tegas menyampaikan visinya untuk mengubah paradigma politik yang selama ini hanya mengandalkan pencitraan. Ia menekankan pentingnya gagasan konkret dan aksi nyata di lapangan, terutama dalam upaya pembangunan, pendidikan, dan pemberdayaan nagari.

Beberapa gagasan unggulan yang disampaikannya mencakup peningkatan kualitas guru dan pembangunan “industri otak” Minangkabau. Selain itu, ia juga mendorong pengembangan ekonomi kreatif dan pemasaran digital berbasis potensi lokal. Vasko turut mengusulkan pendirian Nagari Creative Hub di setiap desa, guna memfasilitasi generasi muda untuk memasarkan kekayaan budaya melalui internet.

Tak hanya itu, Vasko juga berani mengkritik praktik politik uang. Ia berkeyakinan penuh bahwa kekuasaan yang diperoleh secara sah dan dijalankan dengan integritas dapat menjadi sarana untuk menciptakan banyak kebaikan, bebas dari korupsi dan sogokan. Ia juga menyoroti pentingnya pemerataan sosial dan kuatnya ikatan persaudaraan dalam masyarakat Sumatera Barat, yang tercermin dari rendahnya angka Gini Ratio. Menurutnya, modal sosial ini adalah aset berharga yang harus dijaga dan dikembangkan, bukan dieksploitasi untuk kepentingan politis semata.

Alih-alih sekadar mencari popularitas instan, Vasko Ruseimy memanfaatkan media sosial sebagai sarana efektif untuk edukasi politik, budaya, dan nilai-nilai lokal bagi generasi muda. Melalui unggahan yang reflektif dan konten berkualitas, ia berupaya menghadirkan narasi baru dalam dunia politik yang lebih substansial dan bermakna. Kehadiran Thymoti Ronald dalam video tersebut semakin memperkuat citra rumah dinas Vasko sebagai ruang publik yang inklusif dan sarat akan nilai-nilai budaya.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 89 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Skandal “Kades Menghilang”: DPMD Halsel Didesak Copot Kepala Desa Loleo Jika Terbukti Telantarkan Warga

24 April 2026 - 19:06 WIB

Ekonomi Digital Desa: Koperasi Merah Putih Tembus Pasar Dunia

23 April 2026 - 09:32 WIB

Asa dari Kalaotoa: Saat Bupati Peluk Keluhan Warga

22 April 2026 - 10:54 WIB

Optimisme Petani Selayar: Jagung Bersemi, Kelapa Menanti Data

21 April 2026 - 18:24 WIB

Bukan Beban Anggaran, Pers Adalah Perisai Antikorupsi Desa

21 April 2026 - 12:33 WIB

Hentakan Kuntau Bonerate: Memuliakan Pemimpin dengan Ketulusan Adat

20 April 2026 - 22:34 WIB

Trending di RAGAM