Kuningan, Jawa Barat [DESA MERDEKA] – Kemiskinan di level akar rumput tidak bisa lagi diselesaikan dengan bantuan sosial standar. Perlu ada pergerakan taktis yang digerakkan oleh teknologi dan kerelawanan nyata. Langkah progresif inilah yang melatari deklarasi perkumpulan relawan BATAS (Barisan Andalan Kesetiakawanan Pengentasan Kemiskinan) di Pendopo Bupati Kuningan.
Bukan sekadar kelompok seremonial, pasukannya berisi para teknolog akar rumput. Mereka siap meluncur ke desa-desa untuk mengawal program unggulan Presiden Prabowo Subianto agar langsung menyentuh masyarakat yang membutuhkan.
Lahirnya pergerakan ini terinspirasi dari respons cepat Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin), Budiman Sudjatmiko, dalam mengejawantahkan visi presiden. Budiman yang mengukuhkan langsung relawan ini, mengibaratkan BATAS sebagai “Cakra”—senjata tajam berputar yang siap membedah dan memberi solusi konkret atas masalah kemiskinan langsung di tengah masyarakat.
Gerakan ini memiliki landasan hukum yang kokoh. Mulai dari Perpres Nomor 163 Tahun 2024 hingga Instruksi Presiden (INPRES) Nomor 8 Tahun 2025 yang terbit Maret lalu. Regulasi terbaru ini menegaskan mandat untuk melakukan optimalisasi penghapusan kemiskinan ekstrem di seluruh pelosok negeri.
Kehadiran para teknolog ini menjadi angin segar bagi daerah. Bupati Kuningan periode 2025-2030, H. Dian Rachmat Yanuar, menyambut hangat deklarasi ini. Baginya, relawan BATAS akan memperkuat simpul linieritas atau keselarasan kerja antara pemerintah pusat dan daerah, sehingga data dan eksekusi di lapangan tidak lagi tumpang tindih.
Mengusung tagline Bhumi-Dhata-Dhaya-Cakti, organisasi ini bergerak dengan bahan bakar kesetiakawanan, volunteerisme, dan gotong royong. Mereka menargetkan digitalisasi dan penerapan teknologi tepat guna di desa agar akselerasi pengentasan kemiskinan desa berjalan efektif, transparan, dan tepat sasaran.

Penggiat Desa. Lakukan yang Perlu saja (Prioritas).
Kita Gak perlu memenangkan semua Pertempuran.
Tinggal di Padang Pariaman, Sumatera Barat.


















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.