Sukorambi, Jember [DESA MERDEKA] – Dalam rangka memperingati Hari Kartini yang jatuh pada hari ini, Jumat, 25 April 2025, suasana Pendopo Kantor Desa Sukorambi terlihat berbeda. Para anggota Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Desa Sukorambi serta kader Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) desa tersebut tampak kompak mengenakan kebaya. Pertemuan rutin yang mereka adakan kali ini menjadi momen spesial untuk mengenang jasa pahlawan emansipasi wanita Indonesia.
Acara yang berlangsung di pendopo kantor desa ini dihadiri oleh berbagai pihak. Tampak hadir Ketua TP PKK Desa Sukorambi, Ibu Hj. Holifatus Salama, Bidan Wilayah dan Prokes, Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) Pertanian Kecamatan Sukorambi, Bapak Noval, serta seluruh kader Posyandu dan anggota PKK Desa Sukorambi.

Sebagai pembuka acara, lantunan Surah Al-Fatihah berkumandang, diikuti dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars PKK. Selanjutnya, Ketua TP PKK Desa Sukorambi, Ibu Hj. Holifatus Salama, menyampaikan sambutan sekaligus arahannya. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh anggota PKK dan kader Posyandu atas kekompakan dan kehadiran mereka dalam setiap kegiatan, baik di tingkat desa maupun di luar desa. Beliau juga berharap agar kinerja para kader semakin meningkat seiring dengan bertambahnya tanggung jawab mereka dalam melayani masyarakat.
Kemudian, Ibu Bidan wilayah setempat menyampaikan beberapa informasi penting terkait kesehatan. Beberapa poin yang beliau tekankan antara lain kasus Ibu Hamil Berisiko Tinggi (Bumil Risti) yang masih ditemukan di salah satu posyandu, pentingnya kecukupan gizi seimbang bagi ibu hamil dan balita, serta kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan lingkungan demi kesejahteraan bersama.
Tak ketinggalan, PPL Pertanian Kecamatan Sukorambi, Bapak Noval, turut memberikan materi yang relevan dengan kondisi masyarakat desa. Beliau menyampaikan betapa pentingnya menjaga ketahanan pangan di tingkat keluarga dan desa. Selain itu, beliau juga mendorong pemanfaatan lahan pekarangan sebagai sumber pangan alternatif. Bapak Noval juga menekankan pentingnya kesadaran masyarakat dalam menghadapi potensi kesenjangan sosial terkait ketersediaan pangan, karena hal ini sangat krusial untuk memastikan kecukupan gizi seluruh warga.
Redaksi Desa Merdeka


















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.