Menu

Mode Gelap
APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa

PEMERINTAHAN · 25 Mar 2025 23:44 WIB ·

Sumbar Targetkan Lumbung Pangan Nasional dan Pelopor Ekonomi Hijau


					Sumbar Targetkan Lumbung Pangan Nasional dan Pelopor Ekonomi Hijau Perbesar

Padang [DESA MERDEKA] – Sumatera Barat (Sumbar) menargetkan diri sebagai lumbung pangan nasional sekaligus pelopor penerapan ekonomi hijau. Wakil Gubernur (Wagub) Sumbar, Vasko Ruseimy, mengungkapkan komitmen ini sebagai bagian dari strategi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumbar dalam menghadapi tantangan sektor pertanian dan pelestarian lingkungan.

“Kami melihat potensi besar Sumbar untuk berkontribusi signifikan pada ketahanan pangan nasional dengan prinsip pembangunan berkelanjutan,” ujar Vasko, Selasa (25/3/2024).

Vasko mengidentifikasi tantangan utama sektor pertanian Sumbar, seperti berkurangnya lahan produktif, irigasi yang belum memadai, serta keterbatasan teknologi dan pembiayaan bagi petani. Perubahan iklim juga menjadi faktor yang mengancam stabilitas hasil pertanian.

Dalam penerapan ekonomi hijau, Vasko mengakui minimnya regulasi dan investasi di energi terbarukan, serta perlunya peningkatan kesadaran masyarakat.

Pemprov Sumbar menyusun strategi komprehensif, termasuk mengalokasikan 10% APBD untuk pengembangan pertanian, fokus pada peningkatan produksi, industri hilir, dan asuransi usaha tani. Sistem pertanian ramah lingkungan dan irigasi berkelanjutan menjadi prioritas.

Untuk ekonomi hijau, Pemprov Sumbar mendorong penggunaan Energi Baru Terbarukan (EBT) seperti tenaga surya, air, dan panas bumi, serta menerapkan konsep ekonomi sirkular melalui daur ulang dan pengolahan sampah. Program perhutanan sosial juga diperkuat.

“Kami bertekad menjadikan Sumbar lumbung pangan nasional dengan meningkatkan produksi beras, jagung, dan komoditas unggulan lainnya,” tegas Vasko.

Pengembangan industri pengolahan hasil pertanian menjadi fokus untuk meningkatkan nilai tambah produk lokal di pasar nasional dan internasional.

“Implementasi program ini sejalan dengan upaya pemerintah pusat dalam memperkuat ketahanan pangan dan mitigasi perubahan iklim. Kami harap Sumbar menjadi provinsi percontohan dalam memadukan pembangunan ekonomi dan pelestarian lingkungan,” pungkasnya.(H)

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 81 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Menteri LH Ditantang Tuntaskan Proyek PSEL Padang Raya

27 Mei 2026 - 08:15 WIB

Menbud Fadli Zon Dorong Pembangunan Museum Desa Masif

20 Mei 2026 - 17:38 WIB

Program TEKAD Sulap Potensi 1.110 Desa Demi Makan Gratis

19 Mei 2026 - 10:19 WIB

Target 59 Negara: Saatnya Produk Desa Sulsel Mendunia

15 Mei 2026 - 07:17 WIB

Desa Go Global: Menembus Pasar Dunia Lewat Literasi Karantina

13 Mei 2026 - 06:00 WIB

Ekspor Bumbu Jadi: Cara Desa Berhenti Jual Barang Mentah

12 Mei 2026 - 19:21 WIB

Trending di PEMERINTAHAN