Menu

Mode Gelap
APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa

PEMERINTAHAN · 21 Mar 2025 13:48 WIB ·

Bulog Karawang Serap Gabah Petani, Harga Stabil!


					Oplus_131072 Perbesar

Oplus_131072

Karawang [DESA MERDEKA] – Perum BULOG Kantor Cabang Karawang kini lebih aktif membeli Gabah Kering Panen (GKP) langsung dari para petani. Langkah ini bertujuan menjaga kestabilan harga gabah di tingkat petani sekaligus meningkatkan kesejahteraan mereka. Umar Said, Pemimpin Perum BULOG KC Karawang, menyatakan bahwa gabah yang dibeli akan diolah menjadi beras yang menjadi bagian dari cadangan pangan pemerintah. Proses pengolahan ini didukung oleh 49 pabrik beras dengan kapasitas total mencapai 2.000 ton GKP per hari.

Hingga pertengahan Maret 2025, upaya penyerapan GKP oleh BULOG Karawang menunjukkan hasil yang menggembirakan. Tercatat sebanyak 22.800 ton gabah telah terserap, melampaui target tahunan yang ditetapkan sebesar 16.700 ton atau mencapai 136%. Umar Said mengungkapkan bahwa penyerapan terbesar terjadi di Kecamatan Bojongmangu, Kabupaten Bekasi, dengan volume mencapai 2.500 ton atau 85% dari potensi panen di wilayah tersebut.

Dalam menjalankan program ini, Kantor Cabang Karawang menjalin kolaborasi yang erat dengan berbagai pihak. Salah satunya adalah Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) Komando Distrik Militer (Kodim) 0509 Kabupaten Bekasi melalui peran aktif para Bintara Pembina Desa (Babinsa). Selain itu, Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) dari Dinas Pertanian Kabupaten Karawang, Kabupaten Bekasi, dan Kota Bekasi juga turut berpartisipasi.

Umar Said mengimbau para petani untuk terus menjaga kualitas gabah yang dihasilkan. Beberapa langkah penting yang perlu diperhatikan meliputi waktu panen yang optimal, penggunaan alat panen yang tepat, proses pembersihan gabah pascapanen yang efektif, serta penyimpanan gabah yang benar. Ia menambahkan bahwa upaya penyerapan GKP secara langsung dari petani bukanlah tugas yang mudah dan membutuhkan dukungan dari semua pihak terkait, terutama saat musim panen raya tiba.

Saat melakukan peninjauan panen di Desa Ridho Manah, Kecamatan Bojongmangu, Komandan Kodim (Dandim) 0509 Kabupaten Bekasi, Letkol Inf Danang W. SIP, menegaskan betapa pentingnya sinergi antara TNI, BULOG, dan para petani. “Kami dari TNI siap memberikan dukungan penuh kepada BULOG dalam menjaga stabilitas harga gabah dan meningkatkan kesejahteraan para petani. Para Babinsa akan aktif mengawal seluruh proses ini di lapangan,” kata Letkol Inf Danang.

Ia juga menekankan bahwa kolaborasi ini sangat strategis, terutama saat musim panen raya berlangsung. Letkol Inf Danang berharap agar para petani tidak terburu-buru menjual hasil panen gabah mereka kepada tengkulak dengan harga yang rendah. Menurutnya, mekanisme penyerapan gabah oleh BULOG memberikan jaminan kesejahteraan yang lebih baik bagi para petani.

 

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 61 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Menakar Masa Depan Ekonomi Desa di Balik Sensus 2026

11 Juni 2026 - 14:46 WIB

Dana Desa Tahap I di Atambua Tembus 94 Persen

10 Juni 2026 - 15:33 WIB

Menteri LH Ditantang Tuntaskan Proyek PSEL Padang Raya

27 Mei 2026 - 08:15 WIB

Menbud Fadli Zon Dorong Pembangunan Museum Desa Masif

20 Mei 2026 - 17:38 WIB

Program TEKAD Sulap Potensi 1.110 Desa Demi Makan Gratis

19 Mei 2026 - 10:19 WIB

Target 59 Negara: Saatnya Produk Desa Sulsel Mendunia

15 Mei 2026 - 07:17 WIB

Trending di PEMERINTAHAN