Menu

Mode Gelap
APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa

DESA · 8 Mar 2025 23:46 WIB ·

Dana Desa Bisa Antar ke Surga atau Neraka


					Bupati Flores Timur, Ir.Antonius Doni Dihen Lantik Penjabat Kades di Aula Setda Kabupaten Flotim, Jumad (07/03/2025) Perbesar

Bupati Flores Timur, Ir.Antonius Doni Dihen Lantik Penjabat Kades di Aula Setda Kabupaten Flotim, Jumad (07/03/2025)

Flores Timur, Nusa Tenggara Timur [DESA MERDEKA] Bupati Flores Timur, Antonius Doni Dihen, memberikan peringatan keras bernada filosofis saat melantik 33 Penjabat (Pj.) Kepala Desa di aula Sekretariat Daerah, Jumat (7/3/2025). Ia mengibaratkan pengelolaan dana desa sebagai pedang bermata dua yang mampu menentukan nasib pengelolanya, baik secara hukum maupun spiritual.

“Aroma uang terkadang membawa orang ke urusan positif dan negatif. Kita senang uang banyak masuk ke desa, namun uang juga bisa membawa kita menuju surga atau justru separuhnya ke neraka,” tegas Bupati Antonius di hadapan para pejabat yang baru dilantik.

Pernyataan “out of the box” ini bukan tanpa alasan. Besarnya alokasi dana desa saat ini menjadi ujian integritas bagi para ASN yang ditugaskan memimpin desa. Bupati berharap para penjabat ini mampu menjadi benteng pertahanan melawan praktik korupsi dengan mengamalkan gerakan pencegahan yang dicanangkan pemerintah pusat.

ASN sebagai Ujung Tombak Tata Kelola
Pelantikan serentak ini merupakan kebijakan besar pertama Bupati Antonius sejak menjabat. Sebanyak 33 Pj. Kepala Desa yang dilantik seluruhnya berasal dari kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN). Mereka diproyeksikan untuk mengisi kekosongan jabatan di wilayah daratan Flores Timur, Pulau Adonara, hingga Pulau Solor.

Kehadiran sosok ASN di kursi kepemimpinan desa diharapkan membawa standar administrasi yang lebih tertib dan profesional. Dari puluhan nama tersebut, dua di antaranya mendapatkan mandat khusus untuk memimpin desa persiapan, yakni Desa Lewotobi di Kecamatan Ile Bura dan Desa Sandosi Dua di Kecamatan Witihama.

Misi Penyelamatan Keuangan Desa
Selain peringatan moral, Bupati juga menekankan aspek teknis dalam menghindari penyalahgunaan keuangan. Pengelolaan dana desa yang transparan dianggap sebagai kunci utama percepatan pembangunan di Flores Timur. Pemerintah daerah menginginkan adanya lompatan kemajuan, namun tetap dalam koridor hukum yang berlaku.

Acara pelantikan ini berlangsung khidmat dengan dihadiri oleh Wakil Bupati Ignasius Boli Uran, Sekretaris Daerah Petrus Pedo Maran, jajaran pimpinan OPD, serta tokoh agama. Sinergi antara birokrasi dan nilai keagamaan dalam pelantikan ini mempertegas bahwa tanggung jawab sebagai kepala desa bukan sekadar urusan administratif, melainkan amanah besar bagi masyarakat dan Tuhan.

Langkah berani Bupati Antonius lewat pelantikan serentak ini diharapkan mampu menutup celah korupsi di tingkat akar rumput dan memastikan setiap rupiah dana desa benar-benar digunakan untuk kesejahteraan rakyat, bukan untuk “tiket” ke jalan yang salah.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 78 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Desa Tamanharjo: Ketika Jabatan Tak bisa Dibeli dengan Uang

20 Juni 2026 - 00:27 WIB

Bantuan Ayam Petelur Perkuat Ketahanan Pangan Desa Jombang

18 Juni 2026 - 23:26 WIB

Anggaran Desa Kudus Tercekik, Kades Tagih Solusi Bupati

18 Juni 2026 - 02:56 WIB

Besikama Perkuat Kader Posyandu demi Kesehatan Warga Desa

17 Juni 2026 - 19:13 WIB

Pindang Srani: Rahasia Harmonisasi Petinggi Desa Jepara

15 Juni 2026 - 11:00 WIB

Dilema Dana CSR Desa Tamainusi: Antara Pembangunan dan Penjara

15 Juni 2026 - 09:05 WIB

Trending di DESA