Buleleng, Bali [DESA MERDEKA] – Wajah birokrasi Desa Anturan bersiap menyambut tenaga baru melalui proses seleksi yang ketat dan transparan. Bertempat di Wantilan Dewa Gede Patih, Jumat (21/2/2025), dua kandidat terbaik, Kadek Sudarma Sagita dan Ni Luh Nonik Pratiwi, harus membuktikan kapasitasnya dalam tahapan tes penyaringan calon Kepala Seksi (Kasi) Pelayanan.
Langkah ini merupakan bagian dari komitmen penguatan administrasi desa yang bersih sesuai aturan. Kasi Pemerintahan Kecamatan Buleleng, Gede Susena, S.E., menegaskan bahwa seluruh prosedur harus berjalan tanpa celah, memastikan sosok terpilih benar-benar siap melayani masyarakat.
Bobot Penilaian: Tak Sekadar Formalitas
Ketua Panitia Seleksi, Putu Aryska Putri, S.Ak., mengungkapkan bahwa penilaian tidak hanya didasarkan pada satu aspek. Standar tinggi diterapkan melalui pembagian bobot nilai yang terukur:
- Tes Tulis (30%): Menguji pemahaman dasar pemerintahan.
- Tes Komputer (30%): Syarat mutlak penguasaan Word dan Excel di era digital.
- Tes Wawancara (40%): Poin terbesar untuk menilai integritas dan visi pelayanan.
Kepatuhan Regulasi dan Pengawasan Ketat
Proses penjaringan ini mengacu pada Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2019. Analis Desa dari Dinas PMD Kabupaten Buleleng, Luh Wartami, S.Sos., hadir memastikan mekanisme berjalan sesuai jalur hukum pengangkatan perangkat desa.
Kehadiran berbagai elemen mulai dari Perbekel, BPD, hingga Babinsa Desa Anturan menunjukkan bahwa seleksi ini adalah hajat kolektif untuk mencari pemimpin pelayanan yang kompeten. Dengan proses yang terbuka, Desa Anturan sedang membangun fondasi kepercayaan publik sejak dari tahap rekrutmen.
Redaksi Desa Merdeka

















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.