Menu

Mode Gelap
APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa

PEMERINTAHAN · 11 Feb 2025 04:41 WIB ·

RT/RW Baru Leuwiliang Fokus Kawal Ijazah dan Kesehatan


					RT/RW Baru Leuwiliang Fokus Kawal Ijazah dan Kesehatan Perbesar

Bogor, Jawa Barat [DESA MERDEKA] Desa Leuwiliang kini memiliki wajah baru di lini pelayanan publik paling dasar. Sebanyak 47 Ketua RT dan 14 Ketua RW periode 2025–2029 resmi dilantik untuk menjadi “penyambung lidah” warga di tingkat tapak. Pelantikan massal yang digelar Senin (10/2/2025) ini membawa misi besar: memastikan tidak ada lagi warga yang terhambat urusan ijazah maupun jaminan kesehatan.

Kepala Desa Leuwiliang, H. Iman Nurhaiman, menegaskan bahwa regenerasi kepemimpinan ini merupakan momentum krusial untuk memangkas hambatan birokrasi. Ia berharap pengurus baru dapat menghadirkan pelayanan yang lebih responsif terhadap kebutuhan harian masyarakat.

Melawan Penahanan Ijazah dan Diskriminasi Kesehatan
Menariknya, pelantikan ini tidak hanya menjadi seremoni jabatan, tetapi juga panggung untuk menyuarakan hak dasar warga. Anggota DPRD Kabupaten Bogor, Usep Nukliri, memberikan instruksi tajam kepada para pengurus terpilih. Ia menyoroti fenomena ijazah yang kerap tertahan karena masalah administrasi di sekolah.

“Ijazah itu hak masa depan siswa, tidak boleh ada yang terhalang hanya karena kendala administratif,” tegas Usep. Di bawah kepemimpinan RT dan RW yang baru, fungsi pengawasan diharapkan semakin ketat agar praktik semacam ini bisa ditiadakan di wilayah Leuwiliang.

Tak hanya pendidikan, sektor kesehatan menjadi sorotan utama. Para pengurus RT/RW diminta menjadi jembatan bagi warga kurang mampu agar mendapatkan layanan maksimal di Puskesmas maupun Rumah Sakit tanpa diskriminasi.

Garda Depan Aspirasi 2029
Dengan masa jabatan hingga 2029, tantangan pengurus baru ini adalah membangun komunikasi dua arah yang efektif. Melalui sinergi antara pemerintah desa, legislatif, dan tokoh masyarakat, pelantikan ini diharapkan menjadi fajar baru bagi kesejahteraan warga Leuwiliang yang lebih berkeadilan.

Aspirasi warga kini memiliki wadah baru yang segar. Kerja sama yang solid antara RT/RW diharapkan mampu memetakan masalah kemiskinan dan pendidikan di Desa Leuwiliang secara lebih presisi agar bantuan pemerintah tepat sasaran.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 52 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Menakar Masa Depan Ekonomi Desa di Balik Sensus 2026

11 Juni 2026 - 14:46 WIB

Dana Desa Tahap I di Atambua Tembus 94 Persen

10 Juni 2026 - 15:33 WIB

Menteri LH Ditantang Tuntaskan Proyek PSEL Padang Raya

27 Mei 2026 - 08:15 WIB

Menbud Fadli Zon Dorong Pembangunan Museum Desa Masif

20 Mei 2026 - 17:38 WIB

Program TEKAD Sulap Potensi 1.110 Desa Demi Makan Gratis

19 Mei 2026 - 10:19 WIB

Target 59 Negara: Saatnya Produk Desa Sulsel Mendunia

15 Mei 2026 - 07:17 WIB

Trending di PEMERINTAHAN