Menu

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

RAGAM · 17 Jan 2025 19:01 WIB ·

Remaja Mayangan Berdayakan Generasi Muda Lewat Bincang Muda


					Remaja Mayangan Berdayakan Generasi Muda Lewat Bincang Muda Perbesar

Pekalongan [DESA MERDEKA] –  Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Hidup Punya Cerita bersama mahasiswa KKN Universitas Diponegoro (UNDIP) sukses menggelar acara Bincang Muda bertema “Dari Kita, Untuk Kita” pada Jumat (17/01/2025). Kegiatan yang berlangsung di TPQ Al Muhajirin, Kelurahan Mayangan, Kecamatan Wiradesa, Kabupaten Pekalongan ini berhasil menyatukan para pemuda untuk membahas isu-isu sosial yang relevan.

“Kami ingin mengajak remaja untuk lebih aktif berpartisipasi dalam mengatasi permasalahan sosial yang ada di sekitar kita, Zaman sekarang, banyak remaja yang kecanduan gadget sehingga malas bersosialisasi,” harap Ketua panitia, Muhammad Khoirul Awaludin, agar acara ini dapat menginspirasi generasi muda. “Dengan acara ini, kami ingin menyadarkan kembali pentingnya interaksi sosial,” lanjutnya.

Panitia Bincang Muda dari Mahasiswa KKN UNDIP dan Relawan TBM Hidup Punya Cerita

Dalam acara ini, tiga narasumber, dua narasumber dari mahasiswa KKN UNDIP dan satu narasumber dari perawat Puskesmas Wiradesa, memaparkan berbagai isu krusial yang dihadapi remaja saat ini. Reynita, pembicara dari mahasiswa KKN UNDIP, menyoroti bahaya judi online. “Judi online tidak hanya merugikan individu, tetapi juga berdampak negatif pada perekonomian negara,” tegasnya. Reynita juga menjelaskan dampak psikologis yang ditimbulkan oleh kecanduan judi online, seperti stres, depresi, keretakan hubungan sosial dan masalah keuangan.

Sementara itu, Vivin, yang satu almamater dengan Reynita, membahas dampak positif dan negatif penggunaan gadget. “Gadget memang memudahkan akses informasi, namun jika digunakan secara berlebihan dapat menimbulkan masalah kesehatan fisik dan mental,” ungkapnya. Vivin mencontohkan gangguan tidur, kelelahan mata, resiko obesitas, hingga ketergantungan media sosial (FOMO) dan kecemasan, sebagai dampak negatif penggunaan gadget yang berlebihan.

Hening Tyas Woro Rahardini dari Puskesmas Wiradesa memberikan pemahaman mengenai kekerasan terhadap perempuan dan anak. “Kekerasan tidak hanya dalam bentuk fisik, tetapi juga psikis dan penelantaran, dengan tidak memenuhi kebutuhan dasar seperti gizi, pendidikan, dan kesehatan” jelasnya. Hening mengajak peserta untuk lebih peduli terhadap kasus kekerasan dan berani melaporkan jika mengetahui adanya tindakan kekerasan.

Acara Bincang Muda ini mendapat sambutan positif dari peserta. Banyak di antara mereka yang aktif bertanya dan berdiskusi. “Acara ini sangat bermanfaat bagi saya. Saya jadi lebih sadar akan bahaya judi online dan pentingnya menjaga kesehatan mental,” ujar salah satu peserta.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 206 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

LPM dan Ikhtiar Menumbuhkan Partisipasi dari Akar Rumput

18 Juli 2026 - 22:42 WIB

Jelang Musim Tanam, Warga Kedungwaringin Gelar Hajat Bumi

16 Juli 2026 - 15:18 WIB

Jejak Sunyi di Lembah Pusako Episode 36: Kolaborasi Seni dan Teknologi

8 Juli 2026 - 13:54 WIB

Jejak Sunyi di Lembah Pusako

4 Juli 2026 - 13:34 WIB

Ruas Jalan Desa Rusak Parah, Warga Loleo Berharap Perhatian Bupati Halmahera Selatan

3 Juli 2026 - 10:37 WIB

Bertaruh Nyawa di Tengah Laut: Potret Darurat Kesehatan Warga Desa Loleo dan Polindes yang Sekarat

30 Juni 2026 - 12:30 WIB

Trending di RAGAM