Warga Jatiwangi Garut Pasang Bronjong Darurat, Perbaikan Jalan Longsor Rampung Cepat
Garut, Jawa Barat [DESA MERDEKA] – Warga Desa Jatiwangi, Kecamatan Pakenjeng, Kabupaten Garut, menunjukkan semangat gotong royong tinggi dengan melaksanakan perbaikan jalan dan pemasangan bronjong darurat di sejumlah titik yang terdampak longsor. Kegiatan ini merupakan respons cepat terhadap kerusakan infrastruktur akibat curah hujan tinggi, yang dilakukan secara serentak pada Minggu, 23 November 2025.
Perbaikan dipimpin langsung oleh Kepala Desa Jatiwangi, H. Tata, bersama Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Endang Juhana, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), perangkat desa, dan warga dari Kedusunan Pasir Kaliki. Lokasi utama penanganan darurat berada di Kampung Kubang Citampian dan Kampung Kutamanik RT 03 RW 12, Dusun Pasir Kaliki.
Jalan desa yang diperbaiki merupakan akses utama bagi produksi pertanian, khususnya hasil bumi seperti kapol (kapulaga), serta jalur vital untuk aktivitas pendidikan, ekonomi, dan kesehatan masyarakat. Kerusakan pada jalur ini dapat melumpuhkan roda perekonomian desa, sehingga penanganan cepat menjadi prioritas utama.

Manfaatkan Bantuan untuk Penanganan Darurat
Dalam kegiatan gotong royong ini, warga memanfaatkan bantuan logistik yang telah diterima. Sebanyak 20 unit bronjong yang menjadi material utama penanganan jalan longsor merupakan bantuan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut. Selain itu, perbaikan badan jalan yang retak dan rusak juga didukung oleh bantuan semen dari PT Antam, menunjukkan sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan pihak swasta dalam mitigasi bencana.
Warga tampak antusias berpartisipasi dalam bakti sosial ini. Pemasangan bronjong di titik longsor seperti Kampung Kutamanik bertujuan memperkuat tebing dan mencegah longsor susulan, menjamin jalur tersebut tetap aman untuk dilintasi.
Kepala Desa dan seluruh perangkat desa menyampaikan terima kasih kepada BPBD Garut dan pihak perusahaan atas dukungan material yang memungkinkan penanganan darurat dapat dilakukan dengan cepat dan melibatkan partisipasi penuh seluruh elemen masyarakat Jatiwangi.
Desak Pembangunan Jembatan Jadi Prioritas
Meskipun penanganan darurat jalan longsor telah rampung, warga Desa Jatiwangi memanfaatkan momentum ini untuk mendesak pemerintah agar memprioritaskan pembangunan infrastruktur lain yang lebih mendesak, yaitu jembatan utama di wilayah Jatiwangi.
Saat ini, jembatan yang ada hanya mampu dilintasi oleh kendaraan roda dua, sehingga sangat menyulitkan mobilitas warga dan, yang lebih penting, mengganggu kelancaran distribusi hasil pertanian oleh pelaku usaha. Kendaraan roda empat tidak dapat mengakses penuh wilayah tersebut.
“Kami berharap pemerintah kabupaten, provinsi, hingga pusat dapat menaruh perhatian serius terhadap kebutuhan infrastruktur di Jatiwangi, terutama pembangunan jembatan dan perbaikan akses jalan utama secara permanen,” tegas Endang Juhana, Ketua LPM.
Keterlibatan aktif Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), Badan Permusyawaratan Desa (BPD), dan Lembaga Kemasyarakatan Desa (LKD) dalam kegiatan ini menunjukkan komitmen kolektif desa untuk tidak hanya mengatasi dampak longsor saat ini, tetapi juga mendorong perbaikan infrastruktur yang lebih baik dan berkelanjutan di masa depan.
Redaksi Desa Merdeka















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.