Menu

Mode Gelap
APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa

SOSBUD · 21 Jan 2026 12:27 WIB ·

Wabup Tulungagung: Isra’ Mi’raj Adalah Mesin Revolusi Mental Bangsa


					Wabup Tulungagung: Isra’ Mi’raj Adalah Mesin Revolusi Mental Bangsa Perbesar

Tulungagung, Jawa Timur [DESA MERDEKA] Pemerintah Kabupaten Tulungagung memberikan napas baru dalam memaknai peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 H. Alih-alih sekadar ritual tahunan, momentum ini ditegaskan sebagai instrumen vital untuk melakukan revolusi mental dan penguatan karakter bangsa di tengah tantangan zaman yang kian kompleks.

Pesan kuat tersebut disampaikan oleh Wakil Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin, dalam peringatan yang digelar di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso, Rabu (21/1/2026). Di hadapan ratusan jemaah dan tokoh penting, Wabup menekankan bahwa esensi perjalanan langit Rasulullah harus ditransformasikan ke dalam etos kerja dan kemandirian masyarakat.

“Mari kita maknai nilai-nilai Isra’ Mi’raj sebagai bagian dari revolusi mental karakter bangsa. Ini adalah kunci untuk memantapkan diri sebagai bangsa yang punya potensi intelektual kuat dan jiwa mandiri untuk berdikari,” tegas Ahmad Baharudin.

Sinergi Lintas Sektor untuk Masa Depan
Sudut pandang out of the box yang ditawarkan Pemkab Tulungagung adalah mengintegrasikan nilai spiritual ke dalam kebijakan pembangunan. Wabup mengajak para ulama, tokoh masyarakat, hingga kaum intelektual untuk tidak berjalan sendiri-sendiri. Sinergi ini dianggap krusial untuk menjaga masa depan generasi mendatang melalui fondasi kejujuran dan tanggung jawab.

Menurutnya, Isra’ Mi’raj adalah cermin bagi aparatur sipil negara dan masyarakat untuk merefleksikan kembali kualitas pengabdian. Dengan suasana daerah yang kondusif dan ukhuwah Islamiyah yang erat, Tulungagung diproyeksikan menjadi kabupaten yang lebih maju, aman, dan sejahtera.

Pencerahan Spiritual Gus Kautsar
Suasana pendopo semakin khidmat dengan kehadiran penceramah kondang asal Ponpes Al Falah Ploso Kediri, KH. Muhammad Abdurrahman Al Kautsar atau yang akrab disapa Gus Kautsar. Dalam tausiyahnya, Gus Kautsar memberikan pencerahan mengenai pentingnya adab dalam kehidupan bersosial.

Ia menekankan bahwa kecerdasan intelektual tanpa dibarengi adab dan nilai agama hanya akan menciptakan kekosongan jiwa. Kehadiran Gus Kautsar menjadi magnet tersendiri yang memperkuat pesan pemerintah tentang pembangunan karakter yang seimbang antara duniawi dan ukhrawi.

Acara ini dihadiri oleh jajaran Forkopimda, Sekda, Kepala OPD, tokoh lintas agama dari FKUB, hingga organisasi wanita se-Kabupaten Tulungagung. Peringatan ini menjadi simbol bahwa di bawah rida Allah SWT, pembangunan fisik di Tulungagung harus berjalan selaras dengan pembangunan mental spiritual warganya.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 41 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

UMKM Lokal Hidupkan Festival Kuliner 100 Tahun Jam Gadang

21 Juni 2026 - 22:20 WIB

Ritual Sedekah Gunung, Kekuatan Budaya Warga Desa Lencoh

18 Juni 2026 - 04:22 WIB

Muharam di Desa: Momentum Revolusi Mental dan Etos Kerja

17 Juni 2026 - 15:31 WIB

Mandeh Siti Manggopoh, Inspirasi Pembangunan Desa Agam Modern

16 Juni 2026 - 13:46 WIB

Prasasti Kuno Buktikan Akar Sejarah Literasi Desa Nusantara

14 Juni 2026 - 08:22 WIB

Batik Singosari: Dari Sebatang Lilin Menuju Pengakuan Nasional

14 Juni 2026 - 05:43 WIB

Trending di SOSBUD