Menu ✖

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

POLITIK · 5 Feb 2026 19:18 WIB ·

Tongkat Estafet KNPI Papua Barat Daya Resmi Berpindah Tangan


					Tongkat Estafet KNPI Papua Barat Daya Resmi Berpindah Tangan Perbesar

Sorong, Papua Barat Daya [DESA MERDEKA] – Teka-teki mengenai legitimasi kepengurusan pemuda di provinsi termuda Indonesia akhirnya terjawab. Dewan Pengurus Pusat (DPP) KNPI resmi menunjuk Dikson Ringo sebagai Ketua Caretaker DPD KNPI Papua Barat Daya yang baru, menggantikan Edi Wijaya Karokaro setelah masa jabatan kepengurusan sebelumnya dinyatakan kedaluwarsa.

Keputusan krusial ini diambil langsung oleh Ketua Umum DPP KNPI dalam pertemuan terbatas di Jakarta Pusat, Selasa (3/2/2026). Langkah ini menjadi jawaban atas keresahan berbagai Organisasi Kepemudaan (OKP) di Sorong Raya yang mempertanyakan keabsahan pengurus lama, mengingat SK perpanjangan sebelumnya telah berakhir pada 17 Januari 2026.

Legitimasi Baru di Provinsi Ke-38
Wakil Ketua DPD PD Papua Barat Daya, Jamal, mengonfirmasi bahwa penunjukan Dikson Ringo yang juga merupakan Wakil Ketua Umum DPP KNPI, bertujuan untuk mempercepat transisi menuju Musyawarah Daerah (Musda) definitif.

“SK perpanjangan masa jabatan caretaker sebelumnya dengan nomor KEP.930/DPP-KNPI/X/2025 sudah berakhir. Ketua Umum telah memerintahkan proses SK caretaker baru agar roda organisasi kembali berjalan sesuai relnya,” ujar Jamal saat dikonfirmasi via telepon, Kamis (5/2/2026).

Penunjukan ini sekaligus memutus polemik masa jabatan caretaker yang dinilai beberapa OKP telah melampaui batas kewajaran mekanisme organisasi yang seharusnya hanya berkisar 3 hingga 6 bulan.

Sinyal untuk Musda Kota Sorong
Perubahan nakhoda ini berdampak langsung pada agenda kepemudaan di tingkat daerah, termasuk rencana Rapimpurda dan Musda Kota Sorong yang sedang dipersiapkan. Jamal mengingatkan agar seluruh panitia dan pengurus di tingkat kabupaten/kota segera melakukan koordinasi dengan pengurus caretaker yang baru.

“Untuk menjaga legalitas dan legitimasi hasil Musda nanti, sangat disarankan panitia berkonsultasi dengan pengurus di bawah kepemimpinan Bung Dikson Ringo. Jangan sampai agenda besar pemuda justru cacat secara administrasi,” tambahnya.

Dukungan dari Pemerintah Daerah dan Forkopimda diharapkan dapat mengalir pasca-pengumuman resmi ini, guna mensukseskan agenda Musda Provinsi pertama bagi Papua Barat Daya. Fokus utama pengurus baru kini adalah merangkul kembali seluruh elemen aktivis pemuda demi persatuan di ujung timur Indonesia.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 165 kali

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Menembus Tembok Parlemen: Ikhtiar Politik Perempuan Minang

15 Oktober 2026 - 20:52 WIB

Mengapa Plh Kades Dukuh Subang Tebar Peringatan Netralitas?

8 Oktober 2026 - 18:45 WIB

Gelombang Gen Z Guncang Benteng Petahana Desa Tamansari

20 September 2026 - 18:26 WIB

Peta Senyap di Karanghaur: Menakar Realitas Politik Panggung Desa

16 September 2026 - 16:15 WIB

Kas Provinsi Seret, Pemprov Sumbar Sabet Retribusi Surfing Mentawai

15 September 2026 - 19:48 WIB

Saat Sirene Pemilu Padam, Advokasi Kaum Akar Rumput Menyala

30 Juli 2026 - 22:23 WIB

Trending di POLITIK