Padang, Sumatera Barat [DESA MERDEKA]– Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) berkomitmen menjadikan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sebagai motor penggerak utama ekonomi kerakyatan. Dalam upaya mencapai target tata kelola terbaik secara nasional, seluruh unsur Satuan Tugas (Satgas) dan pengelola koperasi diinstruksikan untuk meneladani nilai-nilai perjuangan Mohammad Hatta (Bung Hatta).
Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, menegaskan bahwa semangat kejujuran, kebersamaan, dan kemandirian yang diwariskan Sang Bapak Koperasi harus diimplementasikan secara nyata. Langkah ini bertujuan agar 1.265 KDKMP yang tersebar di wilayah Sumbar tidak sekadar menjadi badan usaha formal, tetapi menjadi instrumen perlindungan bagi masyarakat dari jeratan tengkulak dan rentenir.
“Koperasi adalah wadah perjuangan ekonomi rakyat. Kehadiran KDKMP di setiap nagari dan kelurahan harus menjadi pusat kegiatan ekonomi yang memperkuat ketahanan pangan dan memperluas akses usaha bagi warga lokal,” ujar Mahyeldi saat membuka Rapat Monitoring dan Evaluasi (Monev) Pendampingan KDKMP di Padang, Jumat (26/12/2025).
Hingga penghujung tahun 2025, Sumbar telah mencatatkan fondasi hukum yang kuat dengan seluruh koperasi binaan telah berbadan hukum. Total anggota yang tergabung kini melampaui angka 49 ribu orang. Mahyeldi menekankan bahwa setelah tahap pendirian tuntas, fokus utama saat ini beralih pada aspek produktivitas dan digitalisasi manajemen agar koperasi tetap relevan di era modern.
Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Sumbar, Endrizal, memaparkan data signifikan terkait progres di lapangan. Dari ribuan unit tersebut, sebanyak 910 koperasi atau sekitar 71,93 persen telah mengantongi Nomor Induk Berusaha (NIB). Selain itu, 84 unit gerai usaha kini telah beroperasi secara aktif untuk melayani kebutuhan masyarakat desa.
Sinergi lintas sektor yang melibatkan pemerintah daerah, BUMN/BUMD, serta unsur TNI juga terus digenjot untuk mempercepat pembangunan fisik kantor dan gerai koperasi di berbagai kabupaten/kota. Melalui forum Monev ini, Pemprov Sumbar berupaya mengidentifikasi kendala teknis guna memastikan KDKMP tumbuh secara berkelanjutan sebagai pilar kesejahteraan masyarakat Sumatera Barat.


















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.