Menu

Mode Gelap
APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa

PEMDA · 24 Jan 2026 22:34 WIB ·

Sumbar Juara Digitalisasi, Payakumbuh dan Sijunjung Sabet Penghargaan Nasional


					Sumbar Juara Digitalisasi, Payakumbuh dan Sijunjung Sabet Penghargaan Nasional Perbesar

Padang, Sumatera Barat [DESA MERDEKA] Sumatera Barat (Sumbar) kini resmi menyandang status sebagai “kiblat” digitalisasi keuangan di Pulau Sumatera. Tak tanggung-tanggung, tiga penghargaan bergengsi sekaligus dari Bank Indonesia (BI) berhasil diborong oleh pemerintah daerah di wilayah ini, menandakan bahwa era transaksi tunai dalam birokrasi mulai ditinggalkan secara masif.

Dalam ajang Championship TP2DD 2025, Bank Indonesia Award 2025, dan Apresiasi Mitra Pemerintah Kolaboratif, Sumbar muncul sebagai pemain dominan. Prestasi paling mencolok diraih oleh Kota Payakumbuh sebagai peringkat pertama TP2DD Terbaik wilayah Sumatera, diikuti oleh Kabupaten Sijunjung di posisi kedua kategori layanan sistem pembayaran.

Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, menegaskan bahwa pencapaian ini bukan sekadar mengejar piala, melainkan bentuk nyata perubahan budaya kerja. “Digitalisasi bukan sekadar tuntutan zaman, tetapi kebutuhan untuk menghadirkan tata kelola pemerintahan yang lebih efisien, akuntabel, dan inklusif,” tegas Mahyeldi di Padang, Sabtu (24/1/2026).

Transformasi Ekonomi Digital Tercepat
Pemprov Sumbar sendiri dinobatkan sebagai Pemerintah Provinsi Penggerak Ekonomi Digital Nasional Terbaik Wilayah Sumatera. Gelar ini membuktikan bahwa strategi Pemprov dalam mendorong 19 kabupaten/kota untuk beralih ke kanal pembayaran nontunai dan optimalisasi QRIS telah membuahkan hasil signifikan.

Langkah digitalisasi ini diyakini mampu memangkas birokrasi yang berbelit, meningkatkan transparansi anggaran, serta mempermudah masyarakat dalam mengakses layanan publik tanpa harus membawa uang tunai.

Kolaborasi yang Membayar Tunai
Kesuksesan ini tidak lepas dari sinergi yang kuat antara pemda dan Bank Indonesia. Kepala Perwakilan BI Sumbar, Mohamad Abdul Majid Ikram, memberikan apresiasi khusus melalui penghargaan “Mitra Pemerintah Kolaboratif 2025” kepada Pemprov Sumbar, Kota Padang Panjang, dan Kabupaten Solok.

“Penghargaan ini mencerminkan komitmen kuat dalam memperkuat ekosistem pembayaran serta menghadirkan layanan publik yang inklusif, efisien, dan aman,” ujar Majid Ikram.

Dengan raihan ini, Sumatera Barat mempertegas posisinya sebagai pionir transformasi digital di Indonesia bagian barat. Ke depan, digitalisasi akan menjadi fondasi utama dalam menciptakan pertumbuhan ekonomi daerah yang lebih berdaya saing dan merata hingga ke pelosok desa.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 13 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Sapi ‘Monster’ Limosin 1,05 Ton Kiriman Presiden Prabowo Tiba di Tulungagung

26 Mei 2026 - 16:46 WIB

Satlinmas Nagari Garda Amankan Pembangunan Desa Sumatera Barat

25 Mei 2026 - 20:57 WIB

Cetak Miliarder Digital Desa Lewat Nagari Creative Hub Sumbar

25 Mei 2026 - 20:49 WIB

Bupati Erwin Burase Pacu Kemandirian UMKM Desa Parigi Moutong

24 Mei 2026 - 22:02 WIB

Diaspora Minang Ditantang Bangun Kemandirian Nagari Sumbar

24 Mei 2026 - 21:59 WIB

Sinergi Diaspora Membangun Nagari Jadi Strategi Resmi Sumbar

24 Mei 2026 - 19:33 WIB

Trending di PEMDA