Menu

Mode Gelap
Korban Bencana Sumatra Capai 303 Jiwa, Sumut Paling Terdampak Akses Darurat dan Data Tunggal Kunci Penanganan Bencana Sumbar Dana Desa Tahap II Gagal Cair, Program Pembangunan Mangkrak 24 Desa Jember Masih Blank Spot, DPRD Desak Diskominfo Pengamanan Ketat Kawal Pencairan Dana Desa Tolikara Berjalan Lancar

PENDIDIKAN · 23 Sep 2024 13:26 WIB ·

SMP 25 Pesawaran Ajak Siswa Lestarikan Mangrove, Warga Desa Terlibat Aktif


					SMP 25 Pesawaran Ajak Siswa Lestarikan Mangrove, Warga Desa Terlibat Aktif Perbesar

Pesawaran [DESA MERDEKA] – Dalam upaya meningkatkan kesadaran akan pentingnya pelestarian lingkungan, SMP 25 Pesawaran kembali menggelar kegiatan tahunan School Mangrove pada hari Rabu, 20 September 2024. Kegiatan yang telah berlangsung selama satu tahun ini melibatkan siswa-siswi secara aktif dalam menjaga ekosistem mangrove di wilayah pesisir.

Dra. Uniroh, Kepala Sekolah SMP 25 Pesawaran, mengungkapkan rasa bangga atas antusiasme siswa dalam mengikuti kegiatan ini. “Kami berharap kegiatan School Mangrove tidak hanya sebatas penanaman pohon, tetapi juga menumbuhkan rasa cinta terhadap lingkungan sejak dini,” ujarnya.

Andi Sofiyan/Aan, Ketua Kelompok Tani Hutan (KTH) Bina Jaya Lestari, yang menjadi fasilitator dalam kegiatan tersebut, menyampaikan apresiasi atas inisiatif sekolah. “Kerja sama antara sekolah dan masyarakat sangat penting dalam upaya pelestarian mangrove. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan melibatkan lebih banyak pihak,” ungkapnya.

Edukasi dan Penanaman Mangrove

Sebanyak 50 siswa-siswi SMP 25 Pesawaran mengikuti rangkaian kegiatan School Mangrove tahun ini. Mereka mendapatkan edukasi mengenai pentingnya mangrove bagi ekosistem pesisir, cara memilih bibit mangrove yang berkualitas, serta teknik penanaman yang benar.

“Mangrove memiliki banyak manfaat bagi kita, seperti mencegah abrasi, melindungi pantai dari gelombang besar, menjadi tempat hidup berbagai jenis satwa, dan menyaring polutan,” jelas salah seorang siswa peserta kegiatan.

Setelah mendapatkan materi, para siswa langsung terjun ke lapangan untuk melakukan penanaman mangrove di kawasan area mangrove cuku nyinyi di Desa Wisata Sidodadi, yang terletak di wilayah propinsi lampung kecamatan teluk pandan kabupaten pesawaran. Mereka bekerja sama dengan anggota KTH Bina Jaya Lestari dalam menanam bibit mangrove di lokasi yang telah ditentukan.

Manfaat bagi Warga Desa

Kegiatan School Mangrove tidak hanya memberikan manfaat bagi lingkungan, tetapi juga bagi masyarakat sekitar, khususnya warga Desa Sidodadi. Dengan terjaganya ekosistem mangrove, warga desa dapat menikmati berbagai keuntungan, antara lain:

  • Peningkatan kualitas air: Mangrove berfungsi sebagai penyaring alami, sehingga air laut yang masuk ke daratan menjadi lebih bersih.
  • Stabilitas ekonomi: Mangrove dapat menjadi sumber mata pencaharian bagi masyarakat melalui kegiatan perikanan dan ekowisata.
  • Perlindungan dari bencana alam: Mangrove berperan sebagai penahan gelombang pasang dan abrasi, sehingga dapat mengurangi risiko bencana alam.
Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 112 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Ketua DPRD Sumbar: Guru R4 dan R5 Haram Dirumahkan!

7 Januari 2026 - 17:52 WIB

KKN Unsoed 2026: Bukan Sekadar Pengabdian, Tapi Inovasi Sosial

7 Januari 2026 - 16:34 WIB

Mahasiswa Unand Verifikasi Rumah Terdampak Bencana di 13 Daerah

2 Januari 2026 - 18:17 WIB

Mahasiswa UNSIKA Resmi Mulai KKN di Desa Sumber Urip

30 Desember 2025 - 11:38 WIB

Sinergi PTS: Menuju Pendidikan Tinggi Berdaya Saing dan Berkelanjutan

30 Desember 2025 - 06:37 WIB

Rumah Tahfiz Al Barra Padang Cetak Generasi Qurani Gratis

24 Desember 2025 - 22:07 WIB

Trending di PENDIDIKAN