Menu

Mode Gelap
Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa Sultan HB X: Desa Adalah Fondasi Budaya dan Ekonomi

PEMERINTAHAN · 20 Mei 2025 15:47 WIB ·

Semangat Harkitnas Ke-117: Sumbar Serukan Kebangkitan Berpihak Rakyat


					Semangat Harkitnas Ke-117: Sumbar Serukan Kebangkitan Berpihak Rakyat Perbesar

Padang [DESA MERDEKA] Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-117 pada Senin pagi, 20 Mei 2025, menjadi momentum refleksi mendalam di halaman Kantor Gubernur Sumatera Barat. Upacara yang berlangsung khidmat ini dipimpin langsung oleh Gubernur Mahyeldi Ansharullah, dengan Dandenbekang I/3 A Padang, Hendi Sadmoko, S.E, sebagai komandan upacara.

Dalam amanatnya, Gubernur Mahyeldi membacakan sambutan tertulis Menteri Komunikasi dan Digital, mengajak seluruh elemen bangsa untuk merenungi makna sejati dari Kebangkitan Nasional. Ia menegaskan bahwa Harkitnas bukan sekadar rutinitas, melainkan pemicu semangat untuk terus bergerak maju, menjawab tantangan zaman yang semakin kompleks. “Tanggal 20 Mei ini bukan sekadar penanda sejarah, tapi momen yang mengingatkan kita tentang pentingnya semangat persatuan, keberanian, dan kesadaran untuk terus bergerak maju,” ujarnya.

Gubernur Mahyeldi mengenang kembali 117 tahun silam, saat api semangat kebangkitan mulai menyala dengan lahirnya Budi Utomo, menumbuhkan keyakinan untuk berdiri di atas kaki sendiri. Namun, ia mengingatkan, proses kebangkitan ini tak pernah usai. Ia adalah perjalanan panjang yang menuntut adaptasi berkelanjutan agar Indonesia mampu bersaing di kancah global. “Kita tidak boleh menyerah dengan kondisi zaman. Indonesia harus berani dan mampu bersaing di kancah global, itulah karakter bangsa kita,” tegas Mahyeldi, menekankan pentingnya semangat bersaing dan adaptasi bangsa.

Kabinet Merah Putih dan Program Pro-Rakyat

Kebangkitan Indonesia juga tercermin dari berbagai langkah strategis yang telah diinisiasi oleh Pemerintahan Presiden Prabowo-Gibran melalui Kabinet Merah Putih. Dalam 150 hari pertama pemerintahannya, sejumlah program prioritas yang menyasar kebutuhan mendasar rakyat mulai dijalankan.

Di bidang kesejahteraan rakyat, Program Makan Bergizi Gratis telah menjangkau lebih dari 3,4 juta anak, dengan target ambisius 82,9 juta penerima hingga akhir November 2025. “Piring yang penuh dan perut yang kenyang adalah pondasi dari bangsa yang kuat,” ungkap Mahyeldi, menyoroti pentingnya ketahanan pangan sebagai dasar pembangunan bangsa.

Layanan kesehatan juga diperkuat, dengan 4,15 juta orang telah mendapatkan pemeriksaan kesehatan gratis hingga 19 Mei 2025. Pelayanan ini kini lebih mudah diakses berkat dukungan teknologi digital, termasuk konsultasi dokter secara daring, mewujudkan layanan kesehatan digital.

Sektor ekonomi tak luput dari perhatian. Pembentukan Danantara Investment Agency diharapkan menjadi motor pengelolaan kekayaan nasional yang berdampak langsung pada rakyat. Pemerintah juga aktif mendorong pelatihan vokasi dan pengembangan talenta digital melalui kolaborasi erat dengan industri. Salah satu terobosan besar adalah rencana peresmian AI Centre of Excellence di Papua, yang akan menjadi pusat pelatihan digital dan kecerdasan buatan, mengukuhkan inovasi digital Indonesia. Selain itu, pemerintah menghadirkan regulasi perlindungan anak di ruang digital melalui PP TUNAS.

Semua program ini, tegas Mahyeldi, bermuara pada satu tujuan: menghadirkan pemerintahan yang hadir untuk rakyat. Oleh karena itu pula, pemerintah menetapkan Asta Cita, delapan misi besar yang dirancang untuk menjawab kebutuhan nyata masyarakat. “Kebangkitan sejati tumbuh dari akar yang kuat, dari nilai-nilai kemanusiaan, keadilan, dan keberpihakan,” tambahnya, menegaskan nilai-nilai kebangsaan.

Menutup amanatnya, Gubernur Mahyeldi menyampaikan pesan krusial: sudah saatnya pemerintah turun langsung ke tengah masyarakat, mendengar keluhan, mencatat kebutuhan, dan menghadirkan solusi nyata. Ia menegaskan bahwa jabatan dan anggaran adalah amanah untuk mengurus kepentingan rakyat, bukan untuk dinikmati sendiri. “Jangan sampai kehadiran kita tidak dirasakan rakyat. Kalau rakyat tidak merasa ada pemerintah, itu artinya kita belum menjalankan amanah dengan benar,” pungkasnya.

Sumbar Raih Penghargaan MURI

Di akhir upacara, suasana semakin semarak dengan penyerahan penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) kepada Gubernur Sumbar. Penghargaan ini diberikan atas keberhasilan penyelenggaraan pagelaran kolaborasi seni tradisi terbanyak dalam Festival Sumbar Tageh 2025. Sebanyak 808 peserta meniup pupuik sarunai secara serentak, berpadu dengan alunan talempong dan gerakan silat, menciptakan harmoni yang memukau di kawasan car free day Jalan Sudirman, Kota Padang, Minggu, 18 Mei lalu. Piagam penghargaan MURI ini, yang sebelumnya telah diserahkan perwakilan MURI kepada ketua panitia Festival 2025, secara resmi diserahkan kepada Gubernur Mahyeldi di hadapan para peserta upacara, menandai pencapaian seni budaya dan rekor MURI.

Upacara yang mengusung tema “Menuju Kebangkitan Nasional yang Bersahaja, Berpihak, dan Berkelanjutan” ini dihadiri oleh seluruh unsur Forkopimda, Kepala OPD Pemprov Sumbar, personel TNI-Polri, Satpol PP, ASN, Polhut, BPBD, mahasiswa, pelajar, hingga korps musik Dinas Perhubungan Provinsi Sumbar.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 19 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Retret Akmil: Gembleng Pimpinan DPRD Demi Pembangunan Desa Efektif

20 April 2026 - 08:36 WIB

Lilin Desa: Visi Hatta Lewat Jutaan Bibit Kelapa

4 April 2026 - 19:39 WIB

Cair Serentak: Strategi Amankan Rp900 Ribu dari Dana Desa

16 Maret 2026 - 06:34 WIB

Jalan Tol Hasil Bumi: Ambisi Mendes Yandri untuk Yahukimo

11 Maret 2026 - 21:03 WIB

Duet Kemendes-BAPPISUS: Perkuat Daya Gedor Ekonomi Desa

11 Maret 2026 - 04:55 WIB

Kedaulatan Data Jadi Kunci Pembangunan Tepat Sasaran

6 Maret 2026 - 21:21 WIB

Trending di PEMERINTAHAN