Seluma, Bengkulu [DESA MERDEKA] – Warga pelosok Kabupaten Seluma kini tak perlu lagi menempuh perjalanan jauh ke pusat kota hanya untuk mengurus pajak kendaraan. Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, resmi meluncurkan Samsat Desa di Desa Sukaraja, Kamis (19/2/2026). Langkah ini menjadi titik balik pelayanan publik yang lebih manusiawi sekaligus mesin penggerak pembangunan infrastruktur di tingkat desa.
Hadirnya Samsat Desa di halaman Kantor Bank Bengkulu ini bukan sekadar pemindahan loket. Ini adalah upaya memutus rantai birokrasi yang melelahkan bagi masyarakat desa. Dengan mendekatkan akses, pemerintah berharap kendala jarak tidak lagi menjadi alasan bagi warga untuk menunda kewajiban mereka.
Pajak Kembali ke Desa dalam Bentuk Jalan
Helmi Hasan menegaskan bahwa ketaatan pajak masyarakat akan berbuah manis pada pembangunan fisik di lingkungan mereka sendiri. Pemerintah Provinsi Bengkulu telah menyiapkan anggaran fantastis senilai Rp72,2 miliar hingga Rp85 miliar pada tahun 2025 khusus untuk membenahi jalan provinsi di Kabupaten Seluma.
Fokus perbaikan mencakup ruas-ruas vital yang selama ini mengalami rusak berat, seperti:
- Pasar Talo – Kembang Mumpo – Pring Baru.
- Simpang Tiga Ngalam – Pasar Ngalam.
- Sukaraja – Padang Capo.
“Pajak ini kembali kepada masyarakat dalam bentuk jalan, jembatan, dan layanan kesehatan. Jadi, membayar pajak adalah kontribusi langsung dalam membangun daerah,” jelas Helmi saat peluncuran.

Sinergi Cepat dan Antusiasme Warga
Keberhasilan program ini didukung oleh kolaborasi kuat antara Direktorat Lalu Lintas Polda Bengkulu, PT Jasa Raharja, dan Bank Bengkulu. Sinergi ini menjamin proses administrasi berjalan cepat dan akuntabel tanpa prosedur yang berbelit.
Manfaatnya langsung dirasakan oleh warga. Rahmat (45), salah satu warga Seluma, mengungkapkan kegembiraannya. Menurutnya, kepraktisan ini meningkatkan semangat warga untuk tertib administrasi. “Sekarang lebih dekat dan praktis. Kami tidak perlu lagi membuang waktu ke kota,” ujarnya.
Dengan konektivitas jalan yang membaik dan kemudahan akses pajak, ekonomi di Kabupaten Seluma diprediksi akan tumbuh lebih pesat. Samsat Desa menjadi bukti bahwa pelayanan yang jemput bola adalah kunci utama kepatuhan masyarakat dan percepatan pembangunan daerah.
Redaksi Desa Merdeka


















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.