Menu

Mode Gelap
APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa

RAGAM · 15 Sep 2025 19:00 WIB ·

Program Ketahanan Pangan Desa Balitata: Jagung, Kunci Kemandirian dan Kesejahteraan


					Program Ketahanan Pangan Desa Balitata: Jagung, Kunci Kemandirian dan Kesejahteraan Perbesar

Labuha, Halmahera Selatan [DESA MERDEKA] — Upaya konkret mengatasi kemiskinan dan pengangguran diwujudkan oleh Pemerintah Desa Balitata, Kecamatan Gane Barat, Kabupaten Halmahera Selatan, melalui program ketahanan pangan. Program ini berfokus pada penanaman jagung sebagai komoditas utama yang diharapkan mampu mendorong kemandirian dan kesejahteraan masyarakat. Kegiatan ini secara resmi dimulai pada Senin, 15 September 2025, yang dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Camat Gane Barat, Kapolsek Gane Barat, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta pendamping Program Keluarga Harapan (PKH).

Inisiatif ini lahir dari kepedulian Pemerintah Desa Balitata terhadap isu-isu sosial dan ekonomi yang dihadapi warganya. Menurut Kepala Desa Balitata, Hariyadi Sangaji, program ini bertujuan ganda: meringankan beban kemiskinan dan menekan angka pengangguran, terutama di kalangan pemuda. “Semoga dengan adanya kegiatan ini, akan ada dampak positif yang signifikan bagi seluruh masyarakat Desa Balitata,” ujar Hariyadi Sangaji.

Program ketahanan pangan ini dirancang untuk menciptakan efek domino yang positif. Hariyadi Sangaji menjelaskan bahwa penanaman jagung diharapkan tidak hanya meningkatkan pendapatan petani melalui harga yang lebih stabil, tetapi juga membuka lapangan kerja baru. Peningkatan pendapatan ini akan memperkuat ekonomi lokal, sekaligus mengurangi ketergantungan desa pada pasokan pangan dari luar.

Lebih dari sekadar menanam, program ini adalah langkah strategis menuju kemandirian. Jagung dipilih karena potensinya yang besar sebagai komoditas andalan, baik untuk kebutuhan konsumsi maupun bahan baku industri pakan. Dengan mengelola lahan secara mandiri, Desa Balitata dapat mengendalikan pasokan dan harga, sehingga petani tidak lagi menjadi korban fluktuasi pasar. Selain itu, program ini juga menjadi ajang edukasi bagi masyarakat tentang teknik pertanian modern yang berkelanjutan.

Keberlanjutan program menjadi fokus utama. Pemerintah desa merencanakan pendampingan intensif bagi para petani, mulai dari penyediaan bibit unggul, pupuk, hingga bimbingan teknis. Kolaborasi dengan berbagai pihak, seperti Babinsa dan pendamping PKH, diharapkan dapat memperkuat sinergi dan memastikan program berjalan efektif. Program ini tidak hanya sekadar penanaman, melainkan pembangunan ekosistem pertanian yang solid di Desa Balitata.

Dengan komitmen yang kuat dan dukungan dari berbagai pihak, program ketahanan pangan jagung ini bukan hanya sekadar mimpi, melainkan sebuah realisasi nyata menuju desa yang lebih mandiri, sejahtera, dan tangguh. Ini adalah cerita tentang bagaimana sebuah desa kecil di Halmahera Selatan menemukan jalan keluar dari kesulitan ekonomi, dengan jagung sebagai pahlawan utamanya.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 101 kali

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

PKN Resmi Bentuk SATGAS WASMAS MBG Nasional, Sampaikan Pemberitahuan kepada Kepala Badan Gizi Nasional dan Presiden RI

7 Juni 2026 - 07:25 WIB

M. Sukri Siap Bawa Perubahan di Nagari Aie Tajun

6 Juni 2026 - 15:27 WIB

Sinergi Logistik Percepat Pembangunan Infrastruktur Halmahera Selatan

5 Juni 2026 - 16:21 WIB

Strategi Koperasi Desa Merah Putih Sawahlunto Menuju Ekonomi Mandiri

2 Juni 2026 - 17:42 WIB

Nilai Pancasila Jadi Fondasi Pembangunan Desa Sumbar

2 Juni 2026 - 14:35 WIB

Dugaan Intimidasi Ketua APDESI Jabar di Pebayuran Bekasi

2 Juni 2026 - 09:30 WIB

Trending di RAGAM