Menu

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

KABAR PUSAT · 27 Nov 2025 23:24 WIB ·

Prabowo: Semua Sektor Harus Cepat Tangani Bencana Sumatera


					Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas bersama sekitar 20 anggota Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka pada Kamis (27/11/2025).
 Foto: Instagram/ @sekretariat.kabinet Perbesar

Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas bersama sekitar 20 anggota Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka pada Kamis (27/11/2025). Foto: Instagram/ @sekretariat.kabinet

Presiden Prabowo Soroti Bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar, Instruksikan Evakuasi Prioritas

Jakarta [DESA MERDEKA] Presiden Prabowo Subianto menggelar Rapat Terbatas (Ratas) bersama sekitar 20 anggota Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka pada Kamis (27/11) sore, dengan fokus utama menyoroti penanganan bencana banjir dan tanah longsor yang melanda wilayah Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar). Presiden menginstruksikan seluruh sektor pemerintah dan keamanan untuk bergerak cepat dalam mengevakuasi korban terdampak serta memastikan bantuan logistik dan medis terdistribusi secara berkelanjutan hingga ke lokasi-lokasi terdalam.

Sekretaris Kabinet, Letkol Teddy Indra Wijaya, menyampaikan instruksi tegas Presiden tersebut. “Salah satu pokok pembahasan penting adalah instruksi Presiden agar seluruh sektor terus bergerak cepat dalam mengevakuasi korban terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat serta memastikan bantuan terus-menerus dikirimkan ke lokasi-lokasi terdalam,” kata Teddy.

Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas bersama sekitar 20 anggota Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka pada Kamis (27/11/2025).
Foto: Instagram/ @sekretariat.kabinet

Pengerahan TNI-Polri dan Teknologi Modifikasi Cuaca
Presiden Prabowo secara khusus memerintahkan pengerahan tim medis dan layanan kesehatan penuh bagi para korban. Pihak yang diinstruksikan adalah Panglima TNI, Kapolri, Kepala BNPB, Kepala Basarnas, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PU), Kementerian Sosial (Kemensos), serta tim medis dan kesehatan dari TNI-Polri dan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk terus siaga di lokasi bencana.

Teddy Indra Wijaya juga mengungkapkan bahwa kecepatan respons Presiden sangat tinggi. Saat bencana melanda Tapanuli Selatan, Sumut, pada malam harinya Presiden Prabowo langsung menghubungi Kepala BNPB dan Kepala Basarnas untuk segera menuju lokasi melakukan evakuasi cepat. Selain itu, Presiden juga meminta pengerahan teknologi modifikasi cuaca untuk mengurangi curah hujan di daerah terdampak, sebagai upaya mitigasi agar bencana tidak meluas.

Koordinasi dan Fokus Penanganan Korban
Untuk menjamin penanganan yang terkoordinasi dan efektif, Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Pratikno, ditugaskan sebagai koordinator lapangan. “Menko PMK, Pratikno, selaku koordinator, ditugaskan Bapak Presiden untuk terus memantau dan mengkoordinasikan jalannya evakuasi serta penanganan para korban terdampak,” pungkas Teddy.

Penanganan cepat ini ditujukan untuk memprioritaskan keselamatan korban, seperti yang terlihat pada foto alat berat yang digunakan petugas membersihkan material longsor di Desa Parsalakan, Tapanuli Selatan, Sumut, serta kondisi jalan nasional Medan-Banda Aceh yang terendam banjir di Aceh Barat, yang memerlukan penanganan segera agar akses logistik tidak terputus.

Bahas Stimulus Ekonomi dan Nataru
Selain fokus pada penanganan darurat bencana alam, Ratas Kabinet Merah Putih tersebut juga membahas agenda nasional lainnya. Presiden Prabowo bersama para menteri turut mendiskusikan rencana stimulus ekonomi untuk menjaga stabilitas dan pertumbuhan di tengah tantangan global. Pembahasan lain yang penting adalah kesiapan pemerintah menghadapi perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) di seluruh wilayah Indonesia, termasuk pengamanan, ketersediaan logistik, dan kelancaran transportasi.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 56 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Membalik Arus: Strategi Prabowo Jadikan Desa Benteng Ekonomi Ekonomi Nasional

14 Agustus 2026 - 21:32 WIB

Di Balik Seremoni Jembatan Merah Putih Polri: Realitas atau Pencitraan?

14 Agustus 2026 - 17:05 WIB

Warung Pangan ID Food Diperluas, Pasar Tradisional Didorong Putus Rantai Pasok

11 Agustus 2026 - 05:32 WIB

Saat Artificial Intelligence Menembus Batas Desa Mencari Korban TPPO

31 Juli 2026 - 09:35 WIB

Menakar Masa Depan Ekonomi Desa di Balik Sensus 2026

11 Juni 2026 - 14:46 WIB

Dana Desa Tahap I di Atambua Tembus 94 Persen

10 Juni 2026 - 15:33 WIB

Trending di KABAR PUSAT