Menu

Mode Gelap
Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa Sultan HB X: Desa Adalah Fondasi Budaya dan Ekonomi Bukan Seremoni, Desa Kambuno Rayakan Hari Desa dengan Aksi

PEMILU · 14 Mar 2025 22:13 WIB ·

“Ngabuburit” Pengawasan Pilkada, Ketua MUI TTS Soroti Partisipasi dan Data Pemilih


					“Ngabuburit” Pengawasan Pilkada, Ketua MUI TTS Soroti Partisipasi dan Data Pemilih Perbesar

SoE [DESA MERDEKA] – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) menggelar “Ngabuburit Refleksi Pengawasan Pilkada Tahun 2024” secara daring pada Jumat (14/03/2025). Kegiatan ini menghadirkan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten TTS, H. Muhammad G. Arifoeddin, S.Pd, M.M., sebagai narasumber.

Dalam paparannya, H. Mad Arifoeddin menyoroti beberapa poin penting terkait pengawasan Pilkada 2024. Ia mengajak semua pihak untuk mengevaluasi tingkat partisipasi masyarakat, baik secara langsung maupun tidak langsung, dalam pengawasan pemilu dan pemilihan di Kabupaten TTS.

“Kita perlu mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi partisipasi masyarakat, seperti akses informasi dan kesadaran hukum. Evaluasi program edukasi yang telah dilaksanakan oleh Bawaslu TTS dan jajarannya juga penting untuk melihat capaian dan tantangan yang dihadapi,” ujarnya.

Ketua MUI TTS juga menekankan perlunya evaluasi terhadap keterlibatan organisasi masyarakat sipil, perekrutan pengawas TPS, serta potensi pelanggaran pada tahapan Pilkada. Ia menyoroti pentingnya pemutakhiran data pemilih untuk menghindari masalah seperti pemilih ganda, pemilih tidak memenuhi syarat, dan aksesibilitas bagi pemilih disabilitas.

“Data pemilih yang akurat adalah kunci suksesnya Pilkada. Perlu ada evaluasi menyeluruh terkait data pemilih, termasuk selisih data saat pencoblosan dan rekapitulasi,” tegasnya.

Selain itu, H. Mad Arifoeddin mengingatkan pentingnya upaya masif dalam menangkal penyebaran hoaks dan ujaran kebencian melalui penyebaran konten positif. Ia mengapresiasi kegiatan yang digagas Bawaslu TTS sebagai tradisi positif di bulan Ramadan.

“Ngabuburit adalah tradisi menunggu waktu berbuka puasa. Kegiatan ini sangat bermanfaat untuk mengisi waktu dengan diskusi reflektif tentang pengawasan Pilkada,” jelasnya.

Kegiatan ini diikuti oleh pimpinan dan sekretariat Bawaslu TTS, mantan anggota Panwas se-TTS, mantan Panwas Kelurahan/Desa, serta organisasi masyarakat sipil seperti GMNI TTS dan IMAN Kupang.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 52 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Sistem Termin: Mesin Sunyi Penyimpangan Anggaran Proyek Negara

31 Desember 2025 - 17:24 WIB

Sukses! Desa Pegagan Indramayu Simulasikan Pilwu E-Voting

6 Desember 2025 - 03:37 WIB

Menyo’e: Desa Bermartabat Simbol Integritas Pemilu di Morowali Utara

15 November 2025 - 15:03 WIB

154 Desa Bekasi Siap Gelar Pilkades Serentak Digital 2026

30 Juli 2025 - 12:04 WIB

Putusan MK: Pemilu Dipisah, Demokrasi Lebih Kuat

26 Juni 2025 - 22:33 WIB

Pesta Demokrasi Desa: 55 Gampong di Aceh Jaya Siap Gelar Pilchiksung Mei Ini

25 Mei 2025 - 18:44 WIB

Trending di PEMILU