Menu

Mode Gelap
APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa

RAGAM · 26 Feb 2026 16:39 WIB ·

Negara Hadir di Sebatik: Santunan Kematian Sasar Pekerja Rentan


					Negara Hadir di Sebatik: Santunan Kematian Sasar Pekerja Rentan Perbesar

Nunukan, Kalimantan Utara [DESA MERDEKA] Wajah perlindungan sosial Indonesia kini menyentuh beranda terdepan NKRI. Melalui Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Nunukan, manfaat Program Jaminan Kematian (JKM) resmi diserahkan kepada ahli waris pekerja rentan di Desa Binalawan, Kecamatan Sebatik Barat. Penyerahan ini menjadi bukti nyata bahwa jaminan sosial kini melintasi batas status ekonomi dan geografis.

Program pekerja rentan desa ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara pemerintah daerah dan BPJS Ketenagakerjaan. Sasarannya adalah masyarakat di sektor informal yang selama ini terisolasi dari jaring pengaman ekonomi, namun memiliki risiko kerja yang tinggi di wilayah perbatasan.

Kepastian Hidup di Tengah Duka
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Nunukan, Jodi Widardi, menegaskan bahwa santunan yang diberikan bukan sekadar angka di atas kertas. Manfaat JKM ini hadir untuk memastikan keluarga yang ditinggalkan tidak jatuh ke jurang kemiskinan saat tulang punggung keluarga berpulang. Dana tersebut diproyeksikan untuk menutup biaya pemakaman hingga menyambung keberlangsungan hidup keluarga secara mandiri.

“Negara harus hadir, termasuk bagi pekerja informal di desa-desa perbatasan. Kami ingin memastikan keluarga tidak menghadapi beban ekonomi sendirian pada masa sulit,” ujar Jodi.

Investasi Perlindungan dari Pinggiran
Perluasan kepesertaan ke wilayah perdesaan seperti Sebatik merupakan bagian dari strategi nasional untuk memperkuat sistem jaminan sosial. BPJS Ketenagakerjaan kini mendorong aparat desa untuk lebih proaktif dalam mendata dan mendaftarkan warganya.

Pendaftaran pekerja rentan ini dianggap sebagai investasi jangka panjang bagi ketahanan ekonomi desa. Dengan jaminan sosial, masyarakat di wilayah perbatasan tidak lagi merasa berjuang sendiri. Langkah ini sekaligus mempertegas komitmen pemerintah dalam mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh lapisan pekerja Indonesia, tanpa terkecuali.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 21 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Kuasa Hukum Ukar Suharno Minta Bareskrim dan Divpropam Polri Percepat Penanganan Laporan Dugaan Penganiayaan

29 Juni 2026 - 19:18 WIB

Pemuda Sumbar Harus Berkarakter dan Berdaya Saing, Gubernur: Masa Depan Daerah Ditentukan Generasi Muda

29 Juni 2026 - 18:11 WIB

Miris! TPQ Desa Loleo Obi Selatan Telantar Jadi Gudang dan Penuh Kotoran Kambing, Generasi Muda Terancam Dampak Buruk

28 Juni 2026 - 13:38 WIB

Tudingan Sepihak: Kades Nyonyifi Resmi Laporkan Darwis Yusuf Atas Dugaan Penyerobotan Lahan

25 Juni 2026 - 20:19 WIB

Sinergi Gotong Royong Wali Murid Warnai Kelulusan SDN Bantarjaya 05 Bekasi

24 Juni 2026 - 13:14 WIB

AI dan Bansos: Akhir Era ‘Main Mata’ Perangkat Desa?

24 Juni 2026 - 08:49 WIB

Trending di RAGAM