Menu

Mode Gelap
APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa

PENDIDIKAN · 2 Jul 2025 18:30 WIB ·

Mahyeldi Raih Gelar S2: Wakaf Jadi Solusi Kemiskinan Sumbar


					Mahyeldi Raih Gelar S2: Wakaf Jadi Solusi Kemiskinan Sumbar Perbesar

Padang, Sumatera Barat [DESA MERDEKA] Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah, berhasil menyelesaikan studi S2-nya di bidang Magister Manajemen. Ia dinyatakan lulus pada sidang tesis di University Islam Antarabangsa Sultan Abdul Halim Mu’adzam Shah (UniSHAMS), Malaysia, pada Rabu (2/7/2025). Tesisnya yang berjudul “Strategi Pengembangan Wakaf Produktif dalam Pengentasan Kemiskinan di Sumatera Barat” menyoroti potensi besar wakaf sebagai instrumen ekonomi.

Mahyeldi menjelaskan, pemilihan tema wakaf bukan tanpa alasan. Ia ingin berkontribusi dalam mencari solusi atas berbagai permasalahan sosial dan ekonomi yang ada di tengah masyarakat. Menurutnya, hal ini sejalan dengan filosofi masyarakat Minangkabau, Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah.

“Wakaf bukan hanya amal ibadah, tetapi juga instrumen ekonomi dengan potensi besar mengatasi ketimpangan dan memperkuat kemandirian umat. Inilah alasan utama saya tertarik mengangkat tema ini,” ujar Mahyeldi setelah mengikuti sidang daring dari Istana Gubernuran.

Melalui riset tesisnya, Mahyeldi berharap dapat mendorong tata kelola wakaf yang lebih profesional dan produktif di Sumbar. Baik dalam bentuk wakaf tunai maupun aset lainnya, wakaf diharapkan menjadi sumber pembiayaan alternatif untuk menyelesaikan berbagai persoalan. “Banyak hal dapat dituntaskan dengan wakaf jika dikelola optimal, tidak hanya pengentasan kemiskinan, tapi juga sektor lain,” imbuhnya.

Mahyeldi memulai perkuliahannya di UniSHAMS pada Oktober 2022. Setelah menempuh pendidikan selama 2,5 tahun, ia mengikuti ujian tesis di bawah bimbingan Prof. Yusuf dan Prof. Kamal. Sidang tesis dipimpin oleh Prof. Yahya Oon sebagai Ketua Tim Penguji. Mahyeldi dinyatakan lulus, dan rencananya akan diwisuda pada Oktober tahun ini.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 58 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Gerakan Ayah Mengantar Anak ke Sekolah Digulirkan, Sekdaprov Sumbar Ajak ASN Jadi Teladan dalam Pengasuhan

20 Juni 2026 - 13:42 WIB

DPRD Sumbar Rancang Pendidikan Desa Berstandar Global

17 Juni 2026 - 15:24 WIB

Membangun SDM Desa, Investasi Lebih Berharga dari Beton

12 Juni 2026 - 10:35 WIB

Peran Guru Desa Jaga Kesehatan Mental Siswa

12 Juni 2026 - 10:25 WIB

Evaluasi Makan Bergizi Gratis di Malaka: Tantangan dan Harapan

9 Juni 2026 - 13:59 WIB

Jombang Pastikan Program Sekolah Rakyat Tepat Sasaran

9 Juni 2026 - 00:02 WIB

Trending di PENDIDIKAN