Padang, Sumatera Barat [DESA MERDEKA] – Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, menegaskan bahwa kekuatan karakter generasi muda bermula dari meja makan dan lingkungan rumah. Dalam kegiatan Subuh Mubarakah di Masjid Mukhlishin, Kurao Pagang, Sabtu (7/3/2026), ia mengingatkan bahwa di tengah gempuran perubahan zaman, peran orang tua dalam menanamkan pendidikan agama sejak dini adalah investasi terbaik yang tak tergantikan.
“Keluarga adalah benteng utama. Jika fondasi agama di rumah tangga kuat, generasi kita tidak akan mudah goyah oleh perilaku negatif,” ujar Mahyeldi di hadapan jemaah yang memadati masjid sejak sebelum fajar.
Masjid Sebagai Pusat Inkubasi Karakter
Safari Ramadan Pemprov Sumbar kali ini tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi formal. Mahyeldi mendorong agar masjid kembali menjadi pusat aktivitas positif bagi anak muda. Ia mengimbau para remaja untuk aktif berorganisasi di lingkungan masjid guna membentengi diri dari pergaulan yang merusak masa depan.
Suasana hangat tercipta saat Gubernur berinteraksi langsung dengan anak-anak yang hadir. Pemberian kuis agama berhadiah menjadi cara Mahyeldi untuk memotivasi generasi z dan alpha agar lebih antusias menuntut ilmu syariat. Menurutnya, kedekatan emosional antara pemimpin, orang tua, dan anak-anak adalah kunci pengawasan yang efektif.

Dukungan Fasilitas dan Sinergi Pemerintah
Sebagai bentuk nyata dukungan terhadap pembinaan umat, Pemprov Sumbar menyerahkan bantuan hibah senilai Rp25 juta untuk operasional Masjid Mukhlishin. Selain itu, diserahkan pula paket Al-Qur’an yang bersumber dari program wakaf ASN Pemprov Sumbar.
Wakil Walikota Padang, Maigus Nasir, yang hadir dalam kesempatan tersebut menyambut baik sinergi ini. Pemerintah Kota Padang berkomitmen menyelaraskan program daerah dengan visi provinsi, terutama dalam memperkuat peran keluarga dan lingkungan masjid sebagai sarana pendidikan karakter non-formal yang berkelanjutan.


















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.