Menu ✖

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

RAGAM · 13 Feb 2026 22:30 WIB ·

Mahasiswa UMM Redam Potensi Konflik Air di Desa Jambangan


					Pintu irigasi di Desa Jambangan hasil kuliah kerja nyata kelompok 7 mahasiswa UMM. Foto/istimewa Perbesar

Pintu irigasi di Desa Jambangan hasil kuliah kerja nyata kelompok 7 mahasiswa UMM. Foto/istimewa

Malang, Jawa Timur [DESA MERDEKA] – Masalah distribusi air sawah yang tidak merata sering kali menjadi “api dalam sekam” bagi kerukunan antarpetani. Memahami risiko tersebut, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 7 Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) mengambil langkah taktis dengan membangun pintu irigasi di Desa Jambangan, Selasa (10/2/2026).

Langkah ini bukan sekadar proyek fisik, melainkan upaya preventif untuk menjaga keadilan distribusi air di sektor pertanian yang menjadi tulang punggung ekonomi desa. Sebelum adanya pintu irigasi ini, aliran air sering tidak terkendali, yang berpotensi memicu perselisihan antarpetani akibat rebutan pasokan.

“Distribusi air yang tidak merata bisa menurunkan hasil panen dan memicu konflik. Dengan pintu irigasi ini, aliran air menjadi lebih teratur dan pembagiannya jauh lebih adil,” ujar Rifdah Nuur Fauziyyah, koordinator program kerja.

Diplomasi Mahasiswa Ubah Pandangan Desa
Sudut pandang menarik dari proyek ini adalah kegigihan mahasiswa dalam meyakinkan pemerintah desa. Awalnya, pembangunan pintu irigasi ini dianggap belum mendesak. Namun, melalui observasi lapangan yang mendalam dan diskusi yang alot, tim KKN berhasil memberikan pemahaman bahwa produktivitas pertanian jangka panjang sangat bergantung pada sistem pengairan yang tertib.

Meskipun sempat terkendala anggaran dan keterbatasan tenaga kerja, tim KKN menyiasatinya dengan strategi kolaborasi. Mereka menggandeng tukang profesional untuk standar teknis dan melibatkan perangkat desa dalam koordinasi lapangan.

Warisan untuk Produktivitas Petani
Pemerintah desa dan para petani menyambut positif selesainya infrastruktur ini. Keberadaan pintu irigasi baru tersebut kini menjadi “wasit” otomatis dalam pembagian air sawah. Namun, tim KKN UMM mengingatkan bahwa keberlanjutan fasilitas ini kini berada di tangan warga.

Masyarakat didorong untuk aktif merawat pintu irigasi tersebut agar manfaatnya—baik secara ekonomi maupun sosial—dapat dirasakan terus menerus oleh generasi petani berikutnya di Desa Jambangan.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 59 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Jemu Menunggu Perbaikan, Warga dan Organda Swadaya Benahi Jalan Sakunde–Sambiki

1 Oktober 2026 - 19:56 WIB

Jalan Kaputusan-Indari Rusak Parah, Warga Desak Pemkab Halsel Turun Tangan

29 September 2026 - 16:06 WIB

Siasat Ekspor Mikro: Berhenti Berteori, Saatnya Menyambung Titik Cuan Desa

20 September 2026 - 16:09 WIB

Transportasi Desa Indari Disorot, Pemerintah Diminta Beri Solusi

17 September 2026 - 21:04 WIB

Ketika Mesin Digugat: Palagan Manusia di Pilkades Bantarjaya

17 September 2026 - 13:44 WIB

Tegaskan Bebas Tendensi Politik, LSM KANe Malut Buka Suara Soal Monitoring BLT dan Legalitas Organisasi

8 September 2026 - 06:13 WIB

Trending di RAGAM