Serang, Banten [DESA MERDEKA] – Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto, menegaskan bahwa Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih memiliki potensi besar untuk dikembangkan sesuai dengan kekhasan dan potensi desa masing-masing. Pernyataan ini disampaikan Yandri saat penyerahan akta pendirian Kopdes Merah Putih di Kabupaten Serang, Banten, pada Rabu lalu.
“Pengembangan Kopdes Merah Putih harus selaras dengan potensi desa sebagai unit usaha koperasi, di samping menjalankan fungsi wajibnya,” jelas Yandri. Ia menambahkan bahwa setiap aktivitas yang menghasilkan pendapatan diperbolehkan dijalankan oleh Kopdes agar dapat berkembang optimal dan sukses. Fleksibilitas ini memungkinkan setiap desa untuk mengidentifikasi dan mengoptimalkan sumber daya uniknya, seperti pertanian, pariwisata, kerajinan tangan, atau sektor lain yang berpotensi meningkatkan kesejahteraan anggota.
Mulai bulan ini, Kopdes Merah Putih sudah bisa mengakses pinjaman modal dengan bunga rendah berkat subsidi dari pemerintah. Program ini diharapkan mampu memangkas praktik “Bank Emok” dan rentenir yang kerap menjerat masyarakat desa dengan bunga tinggi. Yandri menekankan pentingnya pengurus koperasi untuk memastikan program ini berjalan efektif demi memberdayakan ekonomi anggota.
Pihak Kementerian Desa mengapresiasi inisiatif seluruh desa di Kabupaten Serang yang telah merampungkan akta pendirian Kopdes Merah Putih. Pembentukan koperasi ini menjadi langkah strategis dalam mewujudkan pemerataan ekonomi dan pengentasan kemiskinan di perdesaan, sejalan dengan Asta Cita kedua Bapak Presiden.
Yandri Susanto juga menaruh harapan besar agar desa-desa di Kabupaten Serang menjadi pelaku utama dalam mewujudkan ketahanan pangan desa melalui peran aktif Kopdes Merah Putih. Dengan memanfaatkan potensi lokal dan dukungan koperasi, desa diharapkan mampu memenuhi kebutuhan pangan secara mandiri serta meningkatkan pendapatan petani dan pelaku usaha di sektor pangan. Kopdes dapat memfasilitasi distribusi hasil panen, pengembangan produk olahan, dan akses pasar yang lebih luas, sehingga menciptakan ekosistem ekonomi yang lebih kuat dan berkelanjutan di tingkat desa.
Redaksi Desa Merdeka


















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.