Menu

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

DESA · 25 Feb 2025 08:59 WIB ·

Kalibatur Jadi Pionir Desa Inklusif Melalui Forum MUSPADI


					Kalibatur Jadi Pionir Desa Inklusif Melalui Forum MUSPADI Perbesar

Tulungagung, Jawa Timur [DESA MERDEKA] Desa Kalibatur, Kecamatan Kalidawir, mengambil langkah progresif dalam memanusiakan kelompok rentan di wilayahnya. Melalui Musyawarah Perlindungan Anak Disabilitas dan Perempuan (MUSPADI) yang digelar baru-baru ini, Pemerintah Desa Kalibatur menyusun cetak biru program strategis dan alokasi anggaran tahun 2026 yang sepenuhnya berpihak pada keadilan sosial.

Langkah ini dianggap unik karena jarang sekali level pemerintah desa secara spesifik mengalokasikan ruang diskusi formal bagi penyandang disabilitas dan perempuan untuk menentukan arah kebijakan anggaran mereka sendiri. Fokus utamanya jelas: memastikan partisipasi aktif kelompok rentan dalam pengambilan keputusan, bukan sekadar menjadi objek bantuan.

Kepala Desa Kalibatur, Asim, menegaskan bahwa sinergi antara kebijakan pemerintah desa dan aspirasi masyarakat adalah kunci. “Kami harus memastikan bahwa setiap rupiah dalam anggaran 2026 nanti membawa dampak nyata bagi mereka yang selama ini sering terabaikan,” jelas Asim di Balai Desa Kalibatur.

Mandiri Ekonomi dan Perlindungan Hak
Dalam forum tersebut, muncul berbagai usulan konkret yang menyentuh akar rumput. Salah satu poin krusial adalah pemberdayaan ekonomi melalui pelatihan keterampilan khusus bagi perempuan dan penyandang disabilitas. Program ini dirancang agar mereka memiliki daya saing dan kemandirian finansial, sehingga mampu meningkatkan taraf hidup keluarga secara berkelanjutan.

Selain aspek ekonomi, MUSPADI juga menyepakati penguatan perlindungan anak melalui kampanye hak-hak anak dan pencegahan kekerasan. Desa Kalibatur berkomitmen menciptakan lingkungan yang aman, di mana anak-anak dapat tumbuh tanpa bayang-bayang diskriminasi maupun ancaman fisik.

Fokus Kesehatan Ibu dan Anak
Kesehatan juga menjadi pilar utama dalam musyawarah ini. Asim memaparkan rencana perhatian khusus bagi ibu hamil dan balita. Program ini mencakup pemeriksaan kesehatan rutin serta penyuluhan gizi intensif untuk mencegah stunting. Dengan data yang akurat dan pendampingan yang konsisten, Desa Kalibatur optimistis angka kesehatan warga akan meningkat signifikan pada 2026.

Melalui konsistensi MUSPADI, Desa Kalibatur tidak hanya membangun infrastruktur fisik, tetapi juga membangun “infrastruktur kemanusiaan”. Targetnya besar: menjadi desa percontohan bagi wilayah lain di Jawa Timur dalam mewujudkan lingkungan yang inklusif, ramah disabilitas, dan menjunjung tinggi hak-hak perempuan.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 23 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Sawah, Sejarah, dan Siasat Watugede Mandiri Tanpa Subsidi

23 Juli 2026 - 08:14 WIB

Rahasia Sukses Desa Banjararum: Administrasi Tertib, Ekonomi Melejit

22 Juli 2026 - 07:45 WIB

Bukan Proyek Fisik, Toyomarto Alokasikan Dana Desa Berbasis Bukti

20 Juli 2026 - 21:35 WIB

Aparatur Baru Sumber Jaya Pacu Akselerasi Pembangunan Desa

20 Juli 2026 - 20:03 WIB

Tiga BUMDesa Sragen Raih Penghargaan Samsat Budiman

20 Juli 2026 - 14:18 WIB

Penyerahan Piagam Penghargaan Transaksi Samsat Budiman dan Pemenang Hadiah Pajak Kendaraan

Ngadipiro Kepung Masalah Stunting Hingga Rumah Sehat

16 Juli 2026 - 15:27 WIB

Trending di DESA