Menu

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

RAGAM · 14 Feb 2026 19:36 WIB ·

Jembatan Aek Tobang Rampung, Urat Nadi Desa Kembali Berdenyut


					Jembatan Aek Tobang Rampung, Urat Nadi Desa Kembali Berdenyut Perbesar

Labuhanbatu Selatan, Sumatera Utara [DESA MERDEKA] Kabar gembira bagi warga Kecamatan Sei Kanan. Jembatan gantung sepanjang 34,5 meter yang selama ini menjadi akses vital di Dusun Aek Tobang, Desa Huta Godang, kini resmi berdiri kokoh kembali. Kodim 0209/Labuhanbatu (LB) berhasil merampungkan pembangunan infrastruktur ini secara total (100%), Selasa (10/2/2026).

Jembatan ini bukan sekadar konstruksi baja, melainkan satu-satunya penghubung yang menyatukan Dusun Aek Tobang dengan Dusun Sungai Lobu di Desa Binangan Dua. Sebelumnya, kondisi jembatan yang uzur sempat mematikan mobilitas warga, membuat akses pendidikan dan ekonomi sempat terhambat.

Gotong Royong TNI dan Rakyat
Proses pengerjaan yang berlangsung efektif ini merupakan buah kolaborasi antara personel Koramil 12/Langga Payung dengan masyarakat setempat. Penanganan yang dilakukan tidak main-main; meliputi pengelasan tiang penyangga, penggantian plat lantai dengan material baru yang lebih kuat, hingga proses finishing berupa pengecatan.

“Sinergi di lapangan sangat luar biasa. Kami melakukan pembersihan akses hingga pengelasan plat lantai agar jembatan ini aman dilalui kendaraan roda dua maupun pejalan kaki,” ungkap Kapendam I/Bukit Barisan, Kolonel Inf Asrul Kurniawan Harahap.

Dongkrak Konektivitas Antarwilayah
Dengan lebar 2 meter, jembatan perintis ini kini siap memikul beban mobilitas harian warga. Kapendam menambahkan bahwa perbaikan infrastruktur dasar di pedesaan merupakan prioritas TNI AD dalam program pemulihan wilayah.

Rampungnya jembatan ini diharapkan menjadi katalisator bagi pertumbuhan ekonomi lokal. Warga tidak perlu lagi menempuh jalur memutar yang jauh atau bertaruh nyawa melintasi jembatan rusak. Kehadiran jembatan gantung yang segar dengan cat baru ini menjadi simbol kembalinya konektivitas yang sempat terputus.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 21 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Suara Desa di International Poster Biennale Universitas Paramadina

1 Agustus 2026 - 10:07 WIB

Menjual Asa di Atas Kertas Birokrasi Desa

30 Juli 2026 - 15:42 WIB

Jejak Sunyi di Lembah Pusako

28 Juli 2026 - 09:06 WIB

Peran Bundo Kanduang Kawal Ketertiban Umum Berbasis Adat

28 Juli 2026 - 08:24 WIB

LPM dan Ikhtiar Menumbuhkan Partisipasi dari Akar Rumput

18 Juli 2026 - 22:42 WIB

Jelang Musim Tanam, Warga Kedungwaringin Gelar Hajat Bumi

16 Juli 2026 - 15:18 WIB

Trending di RAGAM