Menu

Mode Gelap
APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa

KOPDES MP · 4 Jul 2025 02:52 WIB ·

Jawa Timur Cetak Sejarah: 100 Persen Desa Berkoperasi


					Jawa Timur Cetak Sejarah: 100 Persen Desa Berkoperasi Perbesar

Nganjuk, Jawa Timur [DESA MERDEKA] Provinsi Jawa Timur resmi mengukuhkan diri sebagai pelopor ketahanan ekonomi nasional. Melalui semangat gotong royong, Bumi Majapahit menjadi provinsi pertama di Indonesia yang berhasil mendirikan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di seluruh wilayahnya. Sebanyak 8.494 koperasi telah terbentuk, menandai babak baru penguatan ekonomi kerakyatan tepat di akar rumput.

Capaian monumental ini dirayakan dalam acara tasyakuran di Pendopo KRT Sosro Koesoemo, Nganjuk, Kamis (3/7/2025). Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menegaskan bahwa keberhasilan ini adalah buah dari kolaborasi solid antara pemerintah, notaris, pendamping, hingga warga desa.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, secara langsung menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya dalam acara tasyakuran capaian 100 persen pendirian KDKMP yang digelar di Pendopo KRT Sosro Koesoemo, Kabupaten Nganjuk, Kamis (3/7/2025)

Lokomotif Ekonomi dari Balai Desa
Menurut Khofifah, KDKMP bukan sekadar angka administratif, melainkan lokomotif penggerak ekonomi lokal yang inklusif. “Alhamdulillah, ini bukti nyata kekuatan harmoni dan partnership. Kuncinya ada pada kolaborasi semua pihak untuk menghidupkan semangat koperasi di desa,” ujarnya. Nganjuk menjadi kabupaten pertama yang menuntaskan pendirian, disusul oleh Ponorogo dan Sidoarjo.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Jatim, Endy Alim Abdi Nusa, merinci bahwa dari ribuan koperasi tersebut, 1.660 di antaranya sudah mengantongi akta notaris. Tantangan berikutnya adalah memastikan koperasi ini tidak hanya eksis di atas kertas, tetapi aktif menjalankan usaha produktif yang mampu menjadi pilar ekonomi bagi warga desa.

Inspirasi Nasional dari Timur Jawa
Keberhasilan Jatim mendapat apresiasi tinggi dari Kementerian Koperasi dan UKM RI. Direktur Bisnis LPDB-KUMKM, Krisdianto Soedarmono, menyebut Jawa Timur sebagai pelopor strategi nasional dalam membangun ketahanan ekonomi berbasis masyarakat. Program KDKMP dipandang sebagai benteng pertahanan Indonesia dalam menghadapi tantangan ekonomi global.

Dengan pencapaian 100 persen ini, Jawa Timur tidak hanya mencatat sejarah baru bagi koperasi Indonesia, tetapi juga memberikan cetak biru (blueprint) bagi provinsi lain. Fokus pendampingan kini diarahkan pada penguatan kapasitas agar tiap koperasi desa mampu bersaing dan memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat lokal.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 99 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Cara KUB Plasma Menjelutung Perdana Lestari Berbagi Berkah

26 Mei 2026 - 13:12 WIB

Seni Mengolah Keterbatasan Menjadi Modal Utama Koperasi Lodoyong

20 Mei 2026 - 12:19 WIB

Modal Integritas: Senjata Rahasia Koperasi Lodoyong Dobrak Pasar

20 Mei 2026 - 06:31 WIB

Kunci Sukses Koperasi Lodoyong: Pilih Figur Pemimpin yang ‘Ceto’

19 Mei 2026 - 19:22 WIB

Siasat Titip Jual Koperasi Lodoyong: Bisnis Minim Modal Hasil Maksimal

19 Mei 2026 - 09:26 WIB

Strategi Hadapi Perang Dagang Akar Rumput Versi Koperasi Lodoyong

18 Mei 2026 - 13:48 WIB

Trending di KOPDES MP