Menu

Mode Gelap
Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa Sultan HB X: Desa Adalah Fondasi Budaya dan Ekonomi Bukan Seremoni, Desa Kambuno Rayakan Hari Desa dengan Aksi

IPTEK · 15 Mar 2025 09:26 WIB ·

Internet Gratis 24 Jam untuk 841 Desa di Kaltim, Prioritas Layanan Publik


					<em>Kepala Diskominfo Kaltim, Muhammad Faisal, menjelaskan rencana internet gratis di 841 desa, Jumat (14/3/2025).</em> Perbesar

Kepala Diskominfo Kaltim, Muhammad Faisal, menjelaskan rencana internet gratis di 841 desa, Jumat (14/3/2025).

Samarinda [DESA MERDEKA] – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) tengah mempersiapkan fasilitas internet gratis yang akan menjangkau 841 desa di seluruh wilayahnya. Langkah awal, fasilitas ini diprioritaskan untuk lokasi pelayanan publik melalui access point atau hotspot WiFi yang tersedia gratis selama 24 jam.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kaltim, Muhammad Faisal, menjelaskan bahwa pengadaan internet gratis ini akan dilaksanakan secara bertahap. “Pengadaan internet gratis masih dalam pembahasan, dan akan dilakukan bertahap. Prioritas utama adalah desa-desa tertinggal di Kaltim, seperti Kutai Barat dan Mahakam Ulu,” ujarnya saat ditemui di Gedung DPRD Kaltim, Jumat (14/3/2025).

Faisal menambahkan, titik WiFi internet gratis akan dipasang di tempat-tempat pelayanan publik seperti kantor desa, puskesmas, dan sekolah. “Setelah pemasangan di fasilitas publik, akses WiFi akan dibuka untuk masyarakat sekitar selama 24 jam,” katanya.

Pemprov Kaltim akan menanggung tagihan fasilitas internet gratis ini selama 5 tahun ke depan, sesuai masa kepemimpinan Gubernur Rudy Mas’ud dan Wakil Gubernur Seno Aji. Pemasangan akan menggunakan dua sistem, yaitu kabel fiber optik dan layanan internet satelit. “Untuk desa yang tidak terjangkau fiber optik, akan digunakan satelit seperti VSAT atau Starlink,” jelas Faisal.

Penggunaan satelit, terutama Starlink, menghadapi tantangan di desa yang belum memiliki listrik. “Jika menggunakan Starlink, tenaga surya diperlukan sebagai pembangkit listrik,” tambahnya.

Desa yang sudah memiliki jaringan fiber optik akan langsung dibayarkan tagihannya oleh Pemprov Kaltim. Anggaran untuk program ini telah disiapkan dalam APBD Kaltim 2025, meskipun nilai pastinya masih dalam pembahasan.

Diskominfo Kaltim akan bekerja sama dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD), pemerintah desa, dan stakeholder terkait. “Kami akan memetakan kebutuhan dan mengurus regulasi yang diperlukan, serta membuat MoU dengan pemerintah kabupaten/kota,” jelas Faisal.

Pemasangan internet gratis ditargetkan mulai dikerjakan pada Mei 2024. “Tahap pembahasan masih berlangsung. Prioritas kami adalah pelayanan publik yang cepat dan baik,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Sitinjau Lauik Merdeka Sinyal: Mudik 2026 Makin Aman

20 Maret 2026 - 21:32 WIB

Algoritma Baru Google: Angin Segar Buat Berita Desa

19 Maret 2026 - 11:26 WIB

Ubah Limbah Jeruk Busuk Jadi Minyak Atsiri Bernilai

16 Maret 2026 - 10:14 WIB

Bakteri Indigeneus: Kunci Cuan Akuaponik di Lahan Sempit

13 Maret 2026 - 19:03 WIB

Ketua DPRD Sumbar: Sawah Bisa Panen Tiga Kali dengan Ilmu

4 Maret 2026 - 10:28 WIB

Rahasia Pupuk Cair 48 Jam Budiyanto Gebrak Padang Pariaman

15 Februari 2026 - 08:00 WIB

Trending di IPTEK