Menu

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

PENDIDIKAN · 12 Mei 2025 22:09 WIB ·

Intelektual NU Pekalongan: Bergerak dari Kecamatan Menuju Kemandirian Desa


					Intelektual NU Pekalongan: Bergerak dari Kecamatan Menuju Kemandirian Desa Perbesar

Pekalongan [DESA MERDEKA] Obor keilmuan Nahdlatul Ulama (NU) di Kabupaten Pekalongan kembali menyala. Pimpinan Wilayah Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (PW ISNU) Jawa Tengah resmi melantik pengurus tingkat kecamatan (PAC) untuk wilayah Kajen, Tirto, dan Kedungwuni. Momentum yang berlangsung di Gedung FTIK UIN KH. Abdurrahman Wahid ini menandai penguatan peran kaum sarjana hingga ke akar rumput.

Pelantikan ini bukan sekadar seremoni, melainkan strategi besar untuk menanamkan nilai intelektual di tengah masyarakat desa. Dr. Fakhrudin Aziz dari PW ISNU Jawa Tengah menegaskan bahwa tugas utama kader saat ini adalah membangun kemandirian, baik secara ekonomi maupun sikap, agar tidak mudah diintervensi oleh kepentingan politik praktis.

Prosesi Pelantikan Tiga Pimpinan Anak Cabang (PAC) ISNU Kabupaten Pekalongan

Ruh Kerja Intelektual di Akar Rumput
Ketua PC ISNU Kabupaten Pekalongan, Dr. Nasrudin, mengingatkan kembali bahwa esensi organisasi ini adalah “kerja intelektual”. Sejak diakui resmi pada Muktamar NU tahun 2010, ISNU bertugas menjadi motor penggerak transformasi gagasan. Di tingkat kecamatan seperti Kajen dan Kedungwuni, kehadiran sarjana diharapkan mampu menjawab tantangan zaman melalui inovasi yang berlandaskan tradisi.

Dukungan juga mengalir dari Dewan Penasehat PC ISNU, Prof. Dr. Zaenal Mustakim. Beliau mendorong para kader untuk fokus pada program nyata yang membangkitkan semangat literasi dan keilmuan di kalangan generasi muda NU di desa-desa. Fokus pada program konkret dianggap lebih krusial daripada sekadar penguatan struktur organisasi.

Menatap Masa Depan dengan Cahaya Ilmu
Apresiasi mendalam disampaikan oleh perwakilan PCNU Kabupaten Pekalongan, Prof. Dr. Muhlisin, atas kesediaan para sarjana untuk berkhidmat bagi organisasi di tingkat lokal. Langkah ekspansi kepengurusan hingga tingkat kecamatan ini menjadi fondasi penting bagi jaringan intelektual NU di masa depan.

Dari Pekalongan, visi besar mulai dirajut: mengokohkan kontribusi nyata dan menapaki hari esok dengan ilmu pengetahuan. Dengan kemandirian yang kokoh, kaum intelektual desa diharapkan menjadi garda terdepan dalam menginspirasi perubahan positif di wilayahnya masing-masing.

 

Kontributor : Khairul Anwar
Editor : Sahrul

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 157 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

DPR dan Paramadina Bedah Masa Depan Pendidikan Era AI

21 Juli 2026 - 18:29 WIB

Celah Komersialisasi Seragam SMAN 1 Kedungwaringin Tabrak Aturan Disdik

13 Juli 2026 - 16:33 WIB

Kepala Sekolah Inovatif Kunci Kemajuan Pendidikan Desa

11 Juli 2026 - 22:04 WIB

Fasilitas Belum Siap, MPLS SRT 8 Jombang Diundur

10 Juli 2026 - 15:35 WIB

Bukan KKN Hura-hura, 82 Mahasiswa GENTASKIN Serbu Malaka

10 Juli 2026 - 12:47 WIB

Anak Salatiga Naik Angkot, Berburu Rempah di Ambarawa

7 Juli 2026 - 20:26 WIB

Trending di PENDIDIKAN