Jakarta [DESA MERDEKA] – Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Mursalim, menorehkan prestasi membanggakan di kancah nasional. Proyek perubahan yang ia gagas dalam Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat I (Diklat PKN 1) Angkatan LXIII Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI Tahun 2025 berhasil meraih Peringkat 3 dalam kegiatan Proper Expo LAN RI.
“Alhamdulillah, Proyek Perubahan kami berhasil meraih Peringkat 3. Ini bukan hanya prestasi pribadi, tapi juga buah dari kerja sama dan dukungan banyak pihak di Pemprov Sumbar,” ungkap Mursalim penuh rasa syukur di Jakarta, Rabu (22/10/2025).
Proyek perubahan yang menjadi sorotan tersebut berjudul “Membangun Citra Positif Petani melalui Smart Farming dan Startup Agro untuk Ketahanan Pangan dan Ekonomi Berkelanjutan.” Ide ini lahir dari keprihatinan Mursalim terhadap persepsi umum yang masih memandang rendah profesi petani. Ia menegaskan bahwa pandangan tersebut keliru, sebab petani adalah garda terdepan dalam menjaga ketahanan pangan nasional.
“Memandang rendah profesi petani adalah persepsi keliru yang patut diluruskan. Petani justru garda terdepan dalam menjaga kehidupan bangsa. Itulah semangat yang ingin kita perjuangkan melalui proyek ini,” tegasnya. Inovasi ini bertujuan mentransformasi citra petani menjadi profesional modern yang didukung teknologi.
Dalam implementasinya, proyek visioner ini melibatkan kolaborasi lintas sektor yang kuat di lingkungan Pemprov Sumbar. Dukungan datang dari sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), seperti Biro Administrasi Pimpinan (Adpim), Dinas Kominfotik, Dinas Bina Utama Tani dan Hortikultura (Buntahor), Dinas Pangan, Dinas Koperasi dan UMKM, Balitbang, serta Biro Hukum.
Dukungan politik dan administratif juga mengalir deras dari seluruh jajaran pimpinan tinggi Pemprov Sumbar. Mulai dari Inspektur Daerah, para Asisten (I, II, III), hingga Sekretaris Daerah. Bahkan, Gubernur Mahyeldi Ansharullah dan Wakil Gubernur Vasko Ruseimy turut memberikan dukungan penuh terhadap inisiatif tersebut.
Mursalim, yang mengikuti Diklat PKN I selama kurang lebih lima bulan (2 Juni–21 Oktober 2025), menyampaikan terima kasih atas bimbingan dan arahan yang diberikan pimpinan daerah. Keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa pejabat daerah Sumatera Barat mampu melahirkan inovasi yang visioner, relevan dengan tantangan masa depan, dan fokus pada pemberdayaan petani menuju Sumbar yang unggul dan sejahtera.



















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.