Banawa, Donggala [DESA MERDEKA] – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Donggala, Sulawesi Tengah, terus berupaya meningkatkan minat baca masyarakat melalui penguatan peran perpustakaan desa dan taman baca masyarakat (TBM). Langkah konkret yang diambil adalah dengan mendorong optimalisasi bantuan bahan bacaan dari Perpustakaan Nasional.
Bupati Donggala, Vera Elena Laruni, mengungkapkan bahwa sebanyak 24 perpustakaan desa dan lima taman baca masyarakat di wilayahnya menerima bantuan buku dari Perpustakaan Nasional. Bantuan ini diharapkan menjadi stimulus signifikan dalam menumbuhkan kegemaran membaca di berbagai lapisan masyarakat.
“Bantuan bahan bacaan ini merupakan salah satu langkah strategis untuk meningkatkan minat baca masyarakat Kabupaten Donggala,” ujar Bupati Vera Elena Laruni di Banawa, Selasa (7/5/2025). Ia optimis program ini akan memberikan dampak positif terhadap tingkat literasi masyarakat setempat.
Setiap perpustakaan desa dan TBM penerima bantuan akan mendapatkan 1.000 judul buku yang beragam. Bantuan ini meliputi 19 perpustakaan desa, termasuk Perpustakaan Desa Lembah Mukti, Budi Mukti, Karya Mukti, Towale, Limboro, Salubomba, Sibualong, Masaingi, Labuan Toposo, Labuan Kungguma, Labuan Panimba, Labuan Lumbubaka, Labuan Lelea, Labuan Salumbone, Labuan Induk, Loli Oge, Loli Pesua, Loli Saluran, dan Loli Dondo.
Selain itu, lima taman baca masyarakat yang turut menerima manfaat adalah TBM Mapande Toaya Vunta, TBM Adistia Handayani Karya Mukti, TBM Literasi Anak Kabonga Kecil, TBM Mosipeili Kelurahan Boya, dan Rumah Belajar Sisere Labuan Toposo.
Bupati Vera Elena Laruni berharap dengan adanya koleksi buku yang lebih variatif dan sesuai dengan minat serta kebutuhan masyarakat, pemanfaatan perpustakaan di tingkat desa akan semakin meningkat. Ia juga menekankan pentingnya peran pengurus perpustakaan dalam menjaga dan mengelola buku-buku tersebut dengan baik.
“Kepada pengurus perpustakaan desa, saya mengimbau untuk dapat menjaga dan mengelola dengan baik seluruh buku bantuan ini. Fokus utama kita adalah penguatan kecakapan literasi masyarakat di masing-masing desa,” pungkasnya. Dengan ketersediaan buku yang memadai, diharapkan masyarakat Donggala semakin termotivasi untuk membaca dan meningkatkan pengetahuannya.
Redaksi Desa Merdeka


















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.