Menu

Mode Gelap
Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa Sultan HB X: Desa Adalah Fondasi Budaya dan Ekonomi

RAGAM · 14 Mar 2025 09:56 WIB ·

Bupati Situbondo Temukan Mobil Siaga Desa Tanpa STNK dan Digadai


					<em>Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo, dan Wakil Bupati, Ulfiyah, saat melakukan inspeksi mendadak terhadap mobil siaga desa di halaman belakang Pemkab Situbondo, Kamis (13/3/2025).</em> Perbesar

Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo, dan Wakil Bupati, Ulfiyah, saat melakukan inspeksi mendadak terhadap mobil siaga desa di halaman belakang Pemkab Situbondo, Kamis (13/3/2025).

Sidak Bupati Situbondo Temukan Kejanggalan Mobil Siaga Desa

Situbondo, Jawa Timur [DESA MERDEKA] Inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo, bersama Wakil Bupati Ulfiyah, mengungkap temuan mengejutkan terkait pengelolaan aset desa. Dalam rapat koordinasi bersama kepala desa dan camat se-Kabupaten Situbondo pada Kamis (13/3/2025), pemeriksaan terhadap sejumlah mobil siaga desa yang terparkir di halaman belakang Pemkab Situbondo menunjukkan adanya sejumlah kendaraan yang bermasalah, bahkan diduga digadaikan oleh pihak tak bertanggung jawab.

Temuan krusial tersebut mencakup kendaraan yang tidak memiliki stiker identitas resmi, Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), dan berbagai dokumen pendukung lain yang wajib dimiliki. Selain itu, ditemukan pula kendaraan operasional desa yang menggunakan pelat nomor tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Temuan ini mengindikasikan adanya pengelolaan aset yang sangat buruk dan penyalahgunaan fasilitas yang seharusnya didedikasikan sepenuhnya untuk kepentingan pelayanan masyarakat.

Bupati Ancam Tindak Tegas Kepala Desa Bermasalah
Bupati Rio Prayogo menegaskan bahwa mobil siaga desa harus berfungsi optimal dan berada dalam kondisi prima, serta memiliki kelengkapan surat yang valid, agar pelayanan desa kepada masyarakat tidak terganggu. Menanggapi temuan tersebut, Bupati menyatakan akan mengambil langkah pembinaan terlebih dahulu sebelum menjatuhkan sanksi tegas.

“Kami akan melakukan pembinaan kepada kepala desa yang terbukti bermasalah, terutama terkait pengelolaan keuangan dan inventaris mobil siaga desa. Namun, jika tidak ada perbaikan dan penyalahgunaan aset terus terjadi, tindakan tegas sesuai kewenangan yang kami miliki pasti akan kami lakukan,” ujar Bupati Rio lugas.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo sangat berharap tidak ada lagi kasus penyalahgunaan aset desa yang merugikan kepentingan publik. Mobil siaga desa merupakan fasilitas vital yang ditujukan untuk mempercepat akses pelayanan, seperti penanganan kedaruratan kesehatan dan transportasi bagi warga.

Evaluasi Berkala untuk Sinergi Pembangunan
Wakil Bupati Ulfiyah menambahkan, evaluasi berkala akan segera diterapkan pada seluruh inventaris desa untuk memastikan kendaraan tersebut selalu optimal digunakan dan sesuai peruntukannya.

Lebih lanjut, Bupati Rio menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah kabupaten dan desa dalam mewujudkan visi Situbondo Naik Kelas. Ia berencana melakukan retret bagi seluruh kepala desa. Kegiatan ini bertujuan menyelaraskan arah pembangunan, tata kelola pemerintahan yang transparan, dan memastikan semua program berjalan efektif, termasuk pengelolaan aset.

Sementara itu, Kepala Desa Rajekwesi, Suliyanto, menyambut baik langkah inspeksi dan evaluasi yang dilakukan Pemkab. Menurutnya, kebijakan seperti pemasangan stiker identitas adalah langkah tepat agar masyarakat dapat mengenali kendaraan operasional dan memastikan penggunaannya sesuai fungsi. Sinergi ini diharapkan menjadi titik awal perbaikan tata kelola pemerintahan desa secara menyeluruh di Situbondo.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 28 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Ekonomi Digital Desa: Koperasi Merah Putih Tembus Pasar Dunia

23 April 2026 - 09:32 WIB

Asa dari Kalaotoa: Saat Bupati Peluk Keluhan Warga

22 April 2026 - 10:54 WIB

Optimisme Petani Selayar: Jagung Bersemi, Kelapa Menanti Data

21 April 2026 - 18:24 WIB

Bukan Beban Anggaran, Pers Adalah Perisai Antikorupsi Desa

21 April 2026 - 12:33 WIB

Hentakan Kuntau Bonerate: Memuliakan Pemimpin dengan Ketulusan Adat

20 April 2026 - 22:34 WIB

Luka di Bacan Barat: Saat Dana Kesehatan Desa Dikorupsi

20 April 2026 - 22:18 WIB

Trending di RAGAM