Menu

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

KABAR DESA · 21 Nov 2024 09:58 WIB ·

BUMDes Kaliaman: Desa Rasa Kota Lewat Layanan Satu Atap


					BUMDes Kaliaman: Desa Rasa Kota Lewat Layanan Satu Atap Perbesar

Jepara, Jawa Tengah [DESA MERDEKA] Banyak Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Indonesia yang mati suri atau sekadar menjadi papan nama. Namun, Desa Kaliaman di Kecamatan Kembang, Kabupaten Jepara, membalikkan tren tersebut. Melalui BUMDes Amanah Sejahtera Mandiri, desa ini berhasil menciptakan ekosistem “negara kecil” yang mandiri, di mana warga tak perlu lagi menempuh perjalanan jauh ke pusat kota hanya untuk urusan administratif maupun logistik.

Keberhasilan ini menempatkan Kaliaman bukan sekadar sebagai desa agraris, melainkan sebagai pusat layanan terpadu yang profesional. Pendekatan out of the box yang dilakukan adalah dengan mengintegrasikan kebutuhan konsumsi warga dengan layanan perbankan dan administrasi negara dalam satu pintu.

Supermarket Layanan: Dari Sembako Hingga Samsat
Apa yang membuat BUMDes ini berbeda? Mereka tidak terjebak pada unit usaha tunggal. BUMDes Kaliaman menyediakan kebutuhan harian mulai dari sembako, bahan bangunan, hingga distribusi air bersih. Menariknya, mereka juga mengambil peran sebagai perpanjangan tangan pemerintah dan perbankan.

Melalui layanan Samsat Budiman dan Agen Laku Pandai Mitra Bank Jateng, warga kini bisa membayar pajak kendaraan atau melakukan transaksi perbankan di balai desa. Transformasi ini secara otomatis memutus rantai birokrasi yang melelahkan dan menghemat biaya transportasi warga secara signifikan.

Efek Domino: Kesejahteraan dan Kemandirian
Efek nyata dari pengelolaan profesional ini adalah lonjakan Pendapatan Asli Desa (PAD). Keuntungan yang diraih BUMDes diputar kembali untuk memperkuat ekonomi desa, sehingga Kaliaman tidak lagi bergantung sepenuhnya pada kucuran dana bantuan pemerintah pusat.

“Kami terus berupaya meningkatkan pelayanan dan memperluas jangkauan bisnis,” ujar Masheru Heptanto, Kepala Desa Kaliaman. Ia menekankan bahwa inovasi dan kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk perbankan, adalah kunci agar desa memiliki daya saing yang setara dengan kota.

Inspirasi Nasional: Desa yang Membuka Diri
Dampak sosial lainnya adalah terciptanya lapangan kerja baru bagi pemuda desa, yang kini terlibat langsung dalam operasional BUMDes. Keberhasilan ini pun menarik minat banyak desa lain di Indonesia untuk melakukan studi banding ke Jepara.

Pemerintah Desa Kaliaman kini membuka pintu bagi desa mana pun yang ingin belajar tentang model bisnis mereka. Hal ini menunjukkan bahwa kemandirian desa bukanlah mimpi, asalkan dikelola dengan semangat inovasi dan orientasi pada kebutuhan rill masyarakat.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 146 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Warga Dusun 2B Karang Sari Bangun Gapura Sambut HUT ke-81 RI, Semarakkan Desa HELAU

12 Agustus 2026 - 16:38 WIB

Merah Putih di Gerbang Penyangga: Menjahit Swadaya Lewat Desa HELAU

11 Agustus 2026 - 13:03 WIB

Pertahankan Ruang Hidup Pesisir, Nagari Ketaping Daulatkan Mitigasi Bencana

9 Agustus 2026 - 18:11 WIB

Tinggalkan Asumsi, RKP Banjararum 2027 Kini Berbasis Data!

9 Agustus 2026 - 15:59 WIB

Musdes Penetapan ID Banjararum2.

Ini, Cara Desa Langlang Pangkas Birokrasi Posyandu Lewat Genggaman

7 Agustus 2026 - 20:10 WIB

sigap melati

Ironi Dana Desa Imbanagara Raya Disunat Pusat 2026

7 Agustus 2026 - 19:48 WIB

Trending di KABAR DESA