Menu

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

KABAR DESA · 3 Mar 2025 10:43 WIB ·

Bukan Sekadar Lapangan, Blimbingsari Bangun Magnet Ekonomi Desa


					Bukan Sekadar Lapangan, Blimbingsari Bangun Magnet Ekonomi Desa Perbesar

Mojokerto, Jawa Timur [DESA MERDEKA] Desa Blimbingsari, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, baru saja meresmikan fasilitas lapangan bola voli baru di atas Tanah Kas Desa (TKD) pada pertengahan Februari 2026. Alih-alih hanya dipandang sebagai fasilitas olahraga biasa, proyek ini dirancang sebagai infrastruktur strategis untuk memicu kemandirian ekonomi desa melalui sektor kepemudaan dan olahraga.

Kepala Desa Blimbingsari, Patuh Wahyudi, menegaskan bahwa pembangunan lapangan yang terletak di samping lapangan desa ini merupakan prioritas dalam program pemberdayaan masyarakat. Proyek ini rampung berkat sinergi kuat antara swadaya masyarakat dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Sejahtera Bersama.

Strategi Bisnis Berbasis Komunitas
Sudut pandang menarik muncul dari mekanisme pendanaan dan pengelolaannya. Meski anggaran terbesar berasal dari kantong swadaya warga, lapangan ini diproyeksikan menjadi aset produktif bagi BUMDes. Potensi bisnis yang dibidik mencakup penyewaan lapangan bagi masyarakat umum hingga penyelenggaraan turnamen voli bergengsi antardesa.

“BUMDes memiliki peluang besar untuk masuk ke ranah kelembagaan dengan mengadakan turnamen resmi. Ini bukan hanya soal sehat, tapi soal bagaimana fasilitas desa bisa menghasilkan pendapatan,” jelas Patuh Wahyudi.

Integrasi UMKM di Tahun Mendatang
Ke depan, wajah lapangan voli Blimbingsari akan bertransformasi menjadi pusat niaga kecil. Pemerintah desa berencana menambah fasilitas lapak Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di sekitar area lapangan pada tahun depan. Integrasi antara kegiatan olahraga dan ekonomi kreatif ini diharapkan mampu mendongkrak Pendapatan Asli Desa (PAD) secara signifikan.

Langkah ini membuktikan bahwa lapangan voli bisa menjadi pusat silaturahmi sekaligus motor penggerak ekonomi. Dengan adanya turnamen rutin—seperti turnamen tahunan antar-RT yang akan segera digelar—arus massa yang datang akan menjadi pasar potensial bagi produk-produk lokal warga Blimbingsari.

“Harapan kami, motivasi warga untuk berolahraga meningkat, tali persaudaraan menguat, dan di saat yang sama, kesejahteraan ekonomi desa ikut terangkat,” pungkas Patuh.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 24 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Merti Dusun Kranggan 1 Jadi Ruang Warga Lestarikan Budaya Jawa

6 September 2026 - 23:13 WIB

Krisis Air Kertagena Laok: Antara Hak Publik dan Dana Aspirasi

28 Agustus 2026 - 14:15 WIB

Watugede Culture Festival 2026 Bukukan Transaksi Rp140 Juta

25 Agustus 2026 - 09:10 WIB

pembukaan watugede culture festival

Kursi Panas BPD Sosoh Buay Rayap Berakhir Damai

21 Agustus 2026 - 23:28 WIB

Suara Kaum Marginal di Balik Gelar Desa Antikorupsi Nasional Banyubiru

21 Agustus 2026 - 15:28 WIB

Puncak Gunung Es BSPS Malaka: Rakyat Miskin Dipaksa Nombok

21 Agustus 2026 - 09:03 WIB

Trending di KABAR DESA