Mojokerto, Jawa Timur [DESA MERDEKA] – Desa Blimbingsari, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, baru saja meresmikan fasilitas lapangan bola voli baru di atas Tanah Kas Desa (TKD) pada pertengahan Februari 2026. Alih-alih hanya dipandang sebagai fasilitas olahraga biasa, proyek ini dirancang sebagai infrastruktur strategis untuk memicu kemandirian ekonomi desa melalui sektor kepemudaan dan olahraga.
Kepala Desa Blimbingsari, Patuh Wahyudi, menegaskan bahwa pembangunan lapangan yang terletak di samping lapangan desa ini merupakan prioritas dalam program pemberdayaan masyarakat. Proyek ini rampung berkat sinergi kuat antara swadaya masyarakat dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Sejahtera Bersama.
Strategi Bisnis Berbasis Komunitas
Sudut pandang menarik muncul dari mekanisme pendanaan dan pengelolaannya. Meski anggaran terbesar berasal dari kantong swadaya warga, lapangan ini diproyeksikan menjadi aset produktif bagi BUMDes. Potensi bisnis yang dibidik mencakup penyewaan lapangan bagi masyarakat umum hingga penyelenggaraan turnamen voli bergengsi antardesa.
“BUMDes memiliki peluang besar untuk masuk ke ranah kelembagaan dengan mengadakan turnamen resmi. Ini bukan hanya soal sehat, tapi soal bagaimana fasilitas desa bisa menghasilkan pendapatan,” jelas Patuh Wahyudi.
Integrasi UMKM di Tahun Mendatang
Ke depan, wajah lapangan voli Blimbingsari akan bertransformasi menjadi pusat niaga kecil. Pemerintah desa berencana menambah fasilitas lapak Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di sekitar area lapangan pada tahun depan. Integrasi antara kegiatan olahraga dan ekonomi kreatif ini diharapkan mampu mendongkrak Pendapatan Asli Desa (PAD) secara signifikan.
Langkah ini membuktikan bahwa lapangan voli bisa menjadi pusat silaturahmi sekaligus motor penggerak ekonomi. Dengan adanya turnamen rutin—seperti turnamen tahunan antar-RT yang akan segera digelar—arus massa yang datang akan menjadi pasar potensial bagi produk-produk lokal warga Blimbingsari.
“Harapan kami, motivasi warga untuk berolahraga meningkat, tali persaudaraan menguat, dan di saat yang sama, kesejahteraan ekonomi desa ikut terangkat,” pungkas Patuh.
Redaksi Desa Merdeka


















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.