Menu ✖

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

SOSBUD · 8 Feb 2026 18:28 WIB ·

BKS TPQ Nanggalo Bidik Digitalisasi: Salman Terpilih Kembali Aklamasi


					BKS TPQ Nanggalo Bidik Digitalisasi: Salman Terpilih Kembali Aklamasi Perbesar

Padang, Sumatera Barat [DESA MERDEKA] – Lembaga pendidikan Al-Qur’an di Kecamatan Nanggalo, Kota Padang, bersiap melakukan lompatan besar. Dalam Musyawarah Cabang (Muscab) Badan Kerja Sama Taman Pendidikan Al-Qur’an (BKS TPQ) yang digelar di Aula Kantor Camat Nanggalo, Minggu (8/2/2026), ditekankan bahwa guru mengaji masa kini tidak cukup hanya mahir tajwid, tetapi juga wajib melek Teknologi Informasi (IT).

Ketua BKS Kota Padang, Drs. M. Darnalis, dalam arahannya menegaskan bahwa pengurus periode 2026–2030 harus memiliki kemampuan manajerial yang profesional. Ia menyoroti pentingnya perubahan paradigma dalam mengelola organisasi sosial keagamaan agar tetap relevan dengan perkembangan zaman.

“Pengurus perlu meningkatkan keahlian dalam pengajaran berbasis IT. Selain itu, administrasi lembaga harus lengkap, terukur, dan akuntabel,” tegas Darnalis di hadapan para pengurus TPQ se-Kecamatan Nanggalo.

Empat Pilar Pengurus TPQ Modern
Darnalis merumuskan empat syarat mutlak yang harus dimiliki oleh setiap guru maupun pengurus organisasi sosial saat ini:

  • Kemauan: Niat kuat untuk mengabdi.
  • Keahlian: Kompetensi dalam mengajar dan mengelola data.
  • Kedisiplinan: Konsistensi dalam menjalankan program.
  • Kepatuhan: Taat pada aturan kelembagaan yang berlaku.

Langkah ini diambil agar TPQ tidak dianggap sebagai lembaga pendidikan tradisional yang kaku, melainkan menjadi pusat literasi Al-Qur’an yang modern dan transparan secara manajerial.

Stabilitas Kepemimpinan di Tangan Salman
Musyawarah yang berlangsung dinamis namun penuh kekeluargaan ini akhirnya menetapkan kembali Salman, S.Pd., untuk memimpin BKS TPQ Kecamatan Nanggalo periode 2026–2030. Salman terpilih secara aklamasi, mencerminkan kepercayaan penuh dari unsur kepengurusan TPQ terhadap kinerjanya di periode sebelumnya.

Keberlanjutan kepemimpinan di bawah tangan Salman diharapkan mampu mengakselerasi pesan digitalisasi dan penguatan administrasi yang dicanangkan oleh pengurus kota. Dengan terpilihnya kembali sosok senior ini, stabilitas organisasi di Nanggalo diprediksi akan menjadi percontohan bagi kecamatan lain di Kota Padang dalam hal tata kelola lembaga pendidikan Al-Qur’an.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 122 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Ketika Regulasi Kementan Tunduk pada Kuasa Elit Gampong

23 Oktober 2026 - 22:03 WIB

Sengketa Silado: Potret Luka Desa Dijajah Kapitalisme Urban

22 Oktober 2026 - 19:27 WIB

Menghirup Asap, Menghitung Selisih Bantuan di Karang Mulya

13 Oktober 2026 - 23:49 WIB

Retak Rumah Tangga Minang dan Tumpulnya Taji Adat

10 Oktober 2026 - 07:52 WIB

Galodo Arosuka: Bantuan Perantau S3 dan Realita Ratusan Korban

6 Oktober 2026 - 21:37 WIB

Darurat Kasus Kekerasan Seksual: Mengapa Jalur Damai Melanggar UU TPKS?

4 Oktober 2026 - 08:12 WIB

Trending di SOSBUD