Sorong [DESA MERDEKA] – Siapa sangka, di balik kemudahan sistem informasi pemerintahan Distrik Sorong, Papua Barat, terlahir sebuah inovasi cemerlang dari seorang wanita sederhana yang tumbuh dalam keluarga petani. Aplikasi yang diberi nama SI MANISO, akronim dari Sistem Informasi Administrasi Distrik Berbasis Online, kini menjadi angin segar dalam tata kelola pemerintahan di wilayah Sorong.
Adalah Endang Irianti, S.IP, M.Tr.I.P, sosok inspiratif di balik layar SI MANISO. Wanita berprestasi ini, yang kini menjabat sebagai kepala distrik, dikenal memiliki daya inovasi yang tinggi. Pengalamannya sejak remaja hingga kini memimpin wilayah, memotivasinya untuk menciptakan sebuah solusi teknologi yang dapat mempermudah dan mengefisienkan sistem administrasi di tingkat distrik Sorong.

Dukungan terhadap inovasi Endang Irianti ini pun datang dari berbagai pihak. Komandan Distrik Militer (Dandim) 1802/Sorong, Letkol Cpn Andi Sigit Pamungkas, S.E., secara terbuka menyatakan dukungannya terhadap SI MANISO saat menghadiri Rapat Paripurna II DPRD Kabupaten Sorong. Beliau menilai, sebagai seorang reformer di tingkat Distrik Mayamuk, Endang Irianti telah menunjukkan ide-ide kreatif yang mampu memberikan dampak nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat melalui terobosan yang inovatif.
“Saya sebagai Dandim 1802/Sorong sangat mendukung ide atau gagasan kreatif Ibu Kepala Distrik Mayamuk,” ujar Letkol Andi Sigit di sela-sela rapat paripurna. Beliau bahkan mendorong kepala distrik dan lurah di daerah lain untuk mencontoh langkah Endang Irianti dalam mengembangkan wilayah dan meningkatkan pelayanan publik secara maksimal melalui pemanfaatan teknologi.


Dukungan serupa juga datang dari Kapolres Sorong. Beliau berharap, kehadiran SI MANISO dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas pelayanan publik, baik dari segi jarak maupun waktu, melalui pemanfaatan teknologi di era digitalisasi ini. Inovasi ini juga diharapkan dapat membuka peluang peningkatan ekonomi masyarakat..

Endang Irianti, dengan latar belakang keluarga petani yang sederhana, telah membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk berinovasi dan memberikan kontribusi positif bagi kemajuan daerah. Aplikasi SI MANISO yang saat ini masih dalam tahap penyempurnaan, diharapkan menjadi model bagi daerah lain dalam mengoptimalkan teknologi untuk tata kelola pemerintahan yang lebih baik dan transparan. Kisah Endang Irianti menjadi inspirasi bahwa ide cemerlang dapat lahir dari siapa saja, tanpa memandang latar belakang sosial.

Sementara itu, inovasi Endang Irianti ini juga mendapat support serius dari Kapolres Sorong, harapannya dengan adanya aksi perubahan tersebut sangat mungkin untuk peningkatan ekonomi masyarakat dari jarak dan waktu dari segi pelayanan yang efisiensi dan efektif dengan pemanfaatan teknologi, dengan era digitalisasi masyarakat dituntut untuk mengetahui teknologi.



















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.