Bone Bolango, Gorontalo [DESA MERDEKA] – Aspirasi masyarakat Pinogu untuk memiliki akses jalan yang layak kini menemui titik terang. Setelah puluhan tahun terisolasi, perjuangan panjang yang diinisiasi oleh berbagai elemen sipil akhirnya mendapatkan respons positif dari pemerintah daerah. Kebahagiaan dan rasa terima kasih meluap dari warga, terutama para pengendara ojek motor, atas kepedulian yang ditunjukkan oleh berbagai pihak.
Titik balik perjuangan ini dimulai dari dua inisiatif penting: diskusi terfokus (FGD) yang digelar oleh Ikatan Alumni PMII (IKA PMII) Bone Bolango dan gerakan demonstrasi yang disuarakan oleh Aliansi Pinogu Merdeka. FGD IKA PMII mengusung tema “Pinogu Hari ini, Hari kemarin dan masa Mendatang,” membuka ruang dialog kritis mengenai kondisi Pinogu. Sementara itu, Aliansi Pinogu Merdeka melancarkan aksi “parlemen jalanan” di beberapa titik strategis, menuntut perhatian pemerintah Kabupaten Bone Bolango (Bupati, DPRD Kabupaten) dan Pemerintah Provinsi Gorontalo (Gubernur, DPRD Provinsi).
Respons dari pihak pemerintah pun mulai berdatangan. Pemerintah Kabupaten Bone Bolango telah memasukkan pembangunan akses jalan Pinogu dalam dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2030 dan berencana mengalokasikannya dalam APBD 2026. Pemerintah Provinsi Gorontalo juga tidak tinggal diam. Mereka menyampaikan bahwa dana hibah telah dialokasikan melalui Keputusan Gubernur Nomor 146 / 29 / IV / 2024. Pihak provinsi juga berjanji akan mengalokasikan dana hibah tambahan atau melakukan sharing anggaran dengan kabupaten untuk merampungkan pembangunan jalan tersebut.
Koordinator Ojek Motor Pinogu, Wawan Thalib, mewakili masyarakat Pinogu, menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh pihak yang terlibat. Mulai dari pemerintah desa hingga pemerintah provinsi, semua dianggap telah berkontribusi dalam perjuangan ini. Ia secara khusus menyebutkan Aliansi Pinogu Merdeka yang terdiri dari berbagai organisasi kepemudaan dan kemasyarakatan, seperti KNPI Bone Bolango,PMII Bone Bolango,GMNI Bone Bolango,HMI Bone Bolango,IKA PMII Bone Bolango,IPMBP,FPG,ANSOR,PAPMIB,GPII Bone Bolango,GUDURIAN Bone Bolango,IMM Bone Bolango,LMID Bone Bolango, KARANG TARUNA Bone Bolango ,RUAS GORONTALO,PAGAR NUSA Bone Bolango,IKMB, KPMS,IP2MA,KOMUNITAS BOGANI,ANPG,IPNU Bone Bolango,IPPNU Bone Bolango, sebagai motor penggerak utama.
Dengan usia kemerdekaan Indonesia yang mencapai 80 tahun dan usia Kabupaten Bone Bolango yang ke-22, harapan besar kini disandarkan pada realisasi pembangunan jalan pada tahun 2026. Wawan berharap akses jalan yang memadai akan mempermudah mobilitas sehari-hari dan secara langsung meningkatkan perekonomian warga. Para petani dan pedagang akan lebih cepat dan efisien dalam membawa hasil bumi atau dagangan mereka ke pasar, menghemat waktu dan biaya. Lebih dari itu, ia memimpikan Pinogu akan “merdeka” secara pendidikan dan kesehatan, sebuah cita-cita yang hanya bisa terwujud dengan aksesibilitas yang baik.

Desa’isME


















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.