Penajam Paser Utara [DESA MERDEKA] – Presiden Joko Widodo (Jokowi), didampingi Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar (Gus Halim), meninjau Embung MBH di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan Ibu Kota Nusantara (KIPP IKN), Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. Kunjungan ini menyoroti peran embung dalam menjaga kualitas udara IKN. Faktanya, indeks kualitas udara di lokasi tersebut mencapai angka 6, jauh lebih baik daripada Jakarta dan ibu kota negara lainnya.
“Tadi kita cek indeks kualitas udara di sini 6, padahal maksimal 50 di ibu kota negara lain, seperti Singapura 53,” ungkap Presiden Jokowi saat meninjau embung di IKN, Senin (12/8/2024). “Udara di sini sangat segar, fresh, dan bersih, bagus untuk kesehatan,” lanjutnya.
Hingga saat ini, lebih dari 30 embung telah terbangun di IKN. Embung-embung ini menjadi bagian dari area Sumbu Kebangsaan, dekat dengan Istana Negara dan Istana Garuda. Kapasitas tampung air embung mencapai 66.000 meter kubik. Selain itu, embung dilengkapi dengan fasilitas publik, seperti pedestrian, amfiteater, dan jalur lari.
Pembangunan embung bertujuan utama untuk konservasi air. Selain itu, pembangunan embung sejalan dengan konsep smart forest city yang mempertahankan 70 persen area hijau.
Selain meninjau embung, Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin, didampingi para Menteri Kabinet Indonesia Maju, menggelar Sidang Kabinet di Istana Garuda. Ini merupakan rapat terbatas perdana yang diadakan di istana baru IKN.
Selanjutnya, acara dilanjutkan dengan groundbreaking proyek-proyek penting. Kemudian, peninjauan hunian Aparatur Sipil Negara (ASN) yang masih dalam tahap pembangunan.
Tak hanya itu, pengukuhan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibra) dan gladi bersih upacara Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Republik Indonesia juga berlangsung di hari-hari berikutnya.


















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.