Menu

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

DESA · 29 Jul 2026 06:04 WIB ·

Buku Narkoba PAUD-SMA: Inovasi Pencegahan dari Randupitu


					Buku Narkoba PAUD-SMA: Inovasi Pencegahan dari Randupitu Perbesar

Pasuruan, Jawa Timur [DESA MERDEKA] Senjata paling ampuh melawan narkoba ternyata bukan senapan atau jeruji besi, melainkan edukasi yang ditanam sejak dini dari akar rumput.

Langkah konkret inilah yang sedang diperagakan oleh Pemerintah Desa Randupitu, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan. Desa ini membuktikan bahwa membentengi warga dari jerat barang haram bisa dimulai lewat inovasi literasi yang menyasar anak-anak usia dini hingga remaja.

Saat rombongan Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI) dan BNN Kabupaten Pasuruan berkunjung ke desa ini pada Selasa (28/7/2026), mereka tidak hanya disuguhi laporan seremonial. Rombongan justru diajak melihat geliat produktif warga di Tempat Pengelolaan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R) Pempes, yang dikelola oleh Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) setempat.

Bagi BNN, ruang produktif seperti TPS 3R ini adalah benteng sosial. Ketika warga disibukkan dengan aktivitas ekonomi yang sehat dan positif, ruang gerak peredaran gelap narkotika otomatis menyempit dengan sendirinya.

Kolaborasi Literasi Desa dan Kampus
Nadi utama dari gerakan di Randupitu adalah kolaborasi lintas sektor. Pemerintah Desa (Pemdes) Randupitu sukses menggandeng para mahasiswa Universitas Negeri Malang yang sedang menggelar program Belajar Bersama Masyarakat (BBM).

Sinergi instansi desa dan kalangan akademisi ini melahirkan sebuah karya monumental: buku panduan bahaya narkotika yang dirancang khusus untuk jenjang PAUD, SD, SMP, hingga SMA.

Langkah ini dinilai cerdas karena mengemas edukasi bahaya narkoba sesuai dengan psikologi dan daya tangkap usia anak. Buku panduan ini menjadi sarana taktis untuk mengenalkan risiko narkotika sejak dini sekaligus membangun tameng kesadaran bagi generasi muda desa.

“Ini sangat menarik. P4GN (Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika) tidak bisa lepas dari kolaborasi. Dalam hal ini, Pak Kades sudah membuktikannya bersama mahasiswa,” ujar Plt. Inspektur II Inspektorat Utama BNN RI, Ari Lispriyanto, saat memantau langsung program di Randupitu.

Ari juga memuji keberadaan kader-kader antinarkoba bentukan Pemdes yang bergerak mandiri di lingkungan RT dan RW.

Replikasi Semangat untuk Indonesia
Kepala BNN Kabupaten Pasuruan, Masduki, mengacungi jempol atas kepemimpinan Kepala Desa Randupitu yang dinilai energik dan kaya terobosan. Menurutnya, kesuksesan program P4GN sangat bergantung pada kreativitas pemimpin lokal dalam menggerakkan masyarakatnya.
Melihat potensi besar ini, BNN Kabupaten Pasuruan berkomitmen untuk memperkuat kerja sama formal ke depan, khususnya dalam mitigasi dan penanganan penyalahgunaan narkotika di tingkat desa. Masduki berharap model pencegahan berbasis literasi dan pemberdayaan di Randupitu ini bisa ditiru oleh ratusan desa lain di Pasuruan.

“Edukasi dan semangat seperti ini perlu ditingkatkan dan ditiru oleh kepala desa lainnya. Dari Randupitu untuk Pasuruan, dan dari Pasuruan untuk Indonesia,” tegas Masduki.

Ikhtiar dari Randupitu ini seolah menggemakan kembali jargon perang total yang diusung BNN Kabupaten Pasuruan: “Pasuruan Sakera, Sak Lawase Emoh karo Narkoba” (Pasuruan Sakera, Selamanya Tidak dengan Narkoba). Sebuah pesan lokal yang kuat, yang membuktikan bahwa benteng pertahanan negara melawan narkoba justru dimulai dari halaman rumah sebuah desa.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 11 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Bukan Sekadar Embung, Ini Mesin Ketahanan Pangan Desa yang Terlupakan

29 Juli 2026 - 06:43 WIB

Warga Lubuk Buaya Padang Kompak Merahkan Kampung Jelang HUT RI

26 Juli 2026 - 17:01 WIB

Warga Desa Gajah Swadaya Tambal Jalan Rusak Ponorogo

26 Juli 2026 - 14:30 WIB

Cara Desa Banjararum Turunkan Stunting Lewat Aplikasi e-HDW

25 Juli 2026 - 11:17 WIB

Rembuk Stunting Desa Banjararum Kecamatan Singosari membahas percepatan Zero Stunting dan penyusunan RKP Desa 2027 melalui pemanfaatan e-HDW.

Rebutan Kursi BPD Sidodadi Banyuwangi: Dusun Krajan Memanas!

24 Juli 2026 - 18:47 WIB

TMMD Hadirkan NIB Gratis, UMKM Kesongo Naik Kelas

24 Juli 2026 - 14:12 WIB

Trending di DESA