Menu

Mode Gelap
Rembuk Stunting Desa Batang Bahas Konvergensi dan Perencanaan Pencegahan Stunting Tahun 2027 Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa

DESA · 20 Mei 2026 09:53 WIB ·

Pembangunan Jalan Rabat Beton Desa Pyang Mbik Urai Kepadatan


					Pj Kepala Desa Pyang Mbik, Antoni Novrianto, S.Sos.,dengan latar belakang Balai Desa Pyang Mbik Perbesar

Pj Kepala Desa Pyang Mbik, Antoni Novrianto, S.Sos.,dengan latar belakang Balai Desa Pyang Mbik

Lebong, Bengkulu [DESA MERDEKA] Kepadatan rumah warga di bagian depan Desa Pyang Mbik, Kecamatan Amen, Kabupaten Lebong, akhirnya menemukan jalan keluar. Lewat anggaran sekitar Rp90 juta, pemerintah desa setempat resmi membangun jalan rabat beton sepanjang 90 meter dan lebar 2 meter di Dusun III. Proyek prioritas tahun 2026 ini dirancang sebagai jalur pembuka untuk memecah penumpukan pemukiman sekaligus mempermudah akses petani ke area persawahan.

Selama ini, warga Pyang Mbik cenderung membangun rumah menumpuk di area depan desa yang areanya makin terbatas. Pj Kepala Desa Pyang Mbik, Antoni Novrianto, S.Sos., melihat pembangunan jalan rabat beton baru ini bukan sekadar proyek semen dan kerikil biasa, melainkan strategi tata ruang desa.

“Wilayah pemukiman di bagian depan desa saat ini sudah cukup padat. Dengan adanya akses jalan baru di Dusun III, peluang perluasan kawasan pemukiman baru bagi warga menjadi terbuka lebar,” ujar Antoni saat ditemui di kantornya, Senin pagi (18/05/2026).

Selain mengurai kepadatan penduduk, infrastruktur ini menjadi angin segar bagi sektor pertanian lokal. Akses angkut hasil panen yang dulunya sulit, kini terpangkas berkat jalur beton yang solid.

Menariknya, penentuan titik pembangunan seharga puluhan juta ini tidak diputuskan sepihak oleh perangkat desa. Proyek ini lahir murni dari bawah melalui rentetan suara warga dalam Musyawarah Dusun Khusus (Musdesus) hingga Musyawarah Desa (Musdes).

Melibatkan masyarakat sejak awal perencanaan terbukti membuat pembangunan infrastruktur desa menjadi tepat sasaran. Kini, setelah jalur baru tersebut terealisasi, pemerintah desa berharap warga ikut merawat fisik jalan agar manfaat ekonominya bertahan dalam jangka panjang.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Rembuk Stunting Desa Batang Bahas Konvergensi dan Perencanaan Pencegahan Stunting Tahun 2027

20 Mei 2026 - 12:39 WIB

20 Mei 2026 - 12:09 WIB

Petugas BPN Belu Ronda Malam demi Sertifikat Tanah Desa Henes

20 Mei 2026 - 08:56 WIB

Intip Strategi Desa Singa Kunci Anggaran Stunting Tahun 2027!

19 Mei 2026 - 13:52 WIB

Desa Sayur Tanpa Sawah: Ironi Pangan Lereng Slamet

18 Mei 2026 - 21:50 WIB

Move On! Poktan Simpang Rumput Regenerasi Pengurus Baru

18 Mei 2026 - 20:39 WIB

Trending di DESA