Menu ✖

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

POLITIK · 27 Apr 2026 02:36 WIB ·

Musda KNPI Papua Barat Daya: Akhiri Era Pemuda Seremonial


					Musda KNPI Papua Barat Daya: Akhiri Era Pemuda Seremonial Perbesar

Sorong, Papua Barat Daya [DESA MERDEKA] – Pemuda di Provinsi ke-38 Indonesia, Papua Barat Daya, sedang berada di persimpangan jalan. Pembentukan Panitia Pelaksana Rapimpurda dan Musda I KNPI pada 23 April 2026 bukan sekadar urusan bagi-bagi kursi organisasi, melainkan langkah krusial untuk menentukan apakah pemuda hanya akan menjadi penonton atau pemain kunci dalam pembangunan provinsi baru ini.

Di bawah komando Jonias Titus Ohoiner sebagai Ketua Organizing Committee (OC), mesin organisasi kini bergerak maraton melakukan verifikasi Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) hingga ke tingkat Kabupaten/Kota. Upaya ini menjadi pertaruhan besar untuk menyatukan visi pemuda Papua Barat Daya agar memiliki legitimasi kuat dalam mengawal kebijakan pemerintah, termasuk pembangunan di tingkat kampung.

Berhenti Jadi Sekadar Aksesori Pemerintah
“Lahirnya KNPI di Papua Barat Daya merupakan upaya konsolidasi besar-besaran untuk memastikan pemuda menjadi mitra strategis,” tegas Jonias. Pernyataan ini menjadi sinyal provokatif bagi birokrasi: pemuda menuntut peran nyata, bukan sekadar pelengkap seremoni. Musda I ini akan menguji kriteria bakal calon ketua yang mampu menerjemahkan semangat inklusivitas ke dalam program kerja nyata yang menyentuh akar rumput.

Agenda Besar di Balik Rapimpurda
Pelaksanaan kegiatan akan dibagi menjadi dua tahap krusial. Rapimpurda akan menetapkan tata tertib dan tema besar perjuangan pemuda, sementara Musda I menjadi panggung adu visi bagi para calon ketua. Keterlibatan kelompok Cipayung, organisasi agama, hingga kelompok kedaerahan diharapkan mampu memecah sekat-sekat yang selama ini menghambat persatuan pemuda di wilayah Papua.

Dengan rencana kehadiran Wakil Ketua DPR RI, H. Sufmi Dasco Ahmad, momentum ini diharapkan menjadi daya tawar politik yang kuat bagi pemuda Papua Barat Daya. Jika Musda I ini sukses, maka provinsi baru ini akan memiliki motor penggerak pembangunan yang sah secara konstitusional untuk mengawal nasib ribuan pemuda dari kota hingga pedalaman Papua.

Logo Resmi RAPIMPURDA & MUSDA I KNPI Provinsi Papua barat Daya

 

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 273 kali

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Menembus Tembok Parlemen: Ikhtiar Politik Perempuan Minang

15 Oktober 2026 - 20:52 WIB

Mengapa Plh Kades Dukuh Subang Tebar Peringatan Netralitas?

8 Oktober 2026 - 18:45 WIB

Gelombang Gen Z Guncang Benteng Petahana Desa Tamansari

20 September 2026 - 18:26 WIB

Peta Senyap di Karanghaur: Menakar Realitas Politik Panggung Desa

16 September 2026 - 16:15 WIB

Kas Provinsi Seret, Pemprov Sumbar Sabet Retribusi Surfing Mentawai

15 September 2026 - 19:48 WIB

Saat Sirene Pemilu Padam, Advokasi Kaum Akar Rumput Menyala

30 Juli 2026 - 22:23 WIB

Trending di POLITIK