Menu ✖

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

PENDIDIKAN · 24 Apr 2026 05:45 WIB ·

Siswa SMK Bawen Guncang Dunia Tani Lewat Inovasi


					Siswa SMK Bawen Guncang Dunia Tani Lewat Inovasi Perbesar

Bawen, Semarang, Jawa Tengah [DESA MERDEKA] – Ada yang berbeda di ladang edamame SMKN 1 Bawen, Kabupaten Semarang, Selasa (23/4). Suasana pecah saat Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas), ikut “nimbrung” berfoto di kerumunan siswa yang tengah panen ayam broiler. Kunjungan ini membawa pesan mendalam bagi masa depan desa: pertanian kita harus berhenti bergantung pada teknologi bangsa lain.

Zulhas menegaskan kenyataan pahit bahwa mayoritas karbohidrat dan protein yang dikonsumsi masyarakat—mulai dari benih padi hingga varietas ayam—masih hasil teknologi luar negeri. “Pendidikan pertanian di SMK tidak boleh lagi sekadar formalitas. Harus mampu menerapkan teknologi nyata agar desa kita mandiri,” tegas Zulhas di depan para siswa yang menyambutnya dengan kedisiplinan luar biasa.

Prestasi Sekolah Pikat Puluhan Sponsor
Kejutan menarik datang dari penuturan Kepala Sekolah, Dr. Farida Fahmalatif, S. Pd.,M.Pd. Ia membeberkan rahasia besar bahwa acara semeriah “Semkensaba Gumrigah” ini digelar tanpa modal rupiah dari kas khusus. Kekuatan sekolah ini terletak pada literasi dan torehan medali emas tingkat Jawa Tengah yang diraih sepekan sebelumnya. Prestasi itulah yang menjadi magnet bagi puluhan sponsor untuk berebut mendukung kegiatan sekolah.

Saking fenomenalnya, mobilitas Menko Pangan menuju lokasi panen ayam pun menggunakan motor listrik Goda. Zulhas tampak santai mengendarai sendiri motor listrik tersebut, diikuti iring-iringan tamu undangan lainnya. Ini bukan sekadar seremoni, melainkan simbol bahwa teknologi ramah lingkungan sudah masuk ke jantung pendidikan pertanian kita.

Inspirasi Dari Ladang Untuk Calon Petani Muda
Antusiasme siswa SMKN 1 Bawen membuktikan bahwa menjadi petani di era sekarang tidak lagi memalukan atau canggung. Mereka tampil kritis, berani menjawab tantangan menteri, dan sangat terampil di lapangan. Inilah “Gumregah”—sebuah kebangkitan pemuda desa untuk tidak lagi memandang sebelah mata sektor pangan.

Rangkaian acara tidak berhenti di sini. Kemeriahan akan berlanjut dengan lomba pramuka tingkat SMP (Logampil) untuk menjaring tunas muda baru, hingga aksi Run Green yang melibatkan lebih dari 2.000 peserta. Setiap pelari akan pulang membawa satu pohon untuk ditanam, sebuah langkah kecil namun nyata untuk menghijaukan kembali tanah desa kita.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 101 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Guru Samarinda Dilatih Menangkal Penipuan Finansial Digital

23 September 2026 - 23:37 WIB

Lepas 340 Penerima Beasiswa Sawit, Gubernur Mahyeldi : Jangan Sia-siakan Kesempatan

22 September 2026 - 10:45 WIB

Di Tengah Demam AI, Guru Sumbar Butuh Perlindungan

5 September 2026 - 14:24 WIB

Bangkit dari Bawah: Pemulihan Gempa Ngada Berbasis Desa

4 September 2026 - 21:07 WIB

Kelurahan Cipayung dan Paramadina Buka Ruang Kolaborasi Global

1 September 2026 - 14:21 WIB

Renovasi Kelas, Siswa SMA Cendana Boas Malaka Belajar di Luar

31 Agustus 2026 - 19:32 WIB

Trending di PENDIDIKAN