Pemkab Jombang tegas sterilkan Zona Merah dari PKL di kawasan Alun-Alun. Simak transformasi ruang publik Jombang yang kini lebih asri, bersih, dan ramah pejalan kaki.
Jombang, Jawa Timur [Desa Merdeka] – Wajah pusat kota Jombang kini berubah drastis menjadi lebih tertib dan asri. Jika biasanya kita melihat pemandangan lapak pedagang kaki lima (PKL) yang memenuhi trotoar, kini kawasan Alun-Alun Jombang tampil jauh lebih lega dan nyaman. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang baru saja mengambil langkah tegas dengan menertibkan area “Zona Merah” demi mengembalikan fungsi ruang publik yang sebenarnya.
Langkah Nyata Menuju Jombang yang Tertib
Pada Jumat (10/4) sore, tim gabungan yang terdiri dari Satpol PP, Dishub, serta dukungan penuh TNI-Polri turun ke lapangan. Petugas menyisir sepanjang Jalan KH. Ahmad Dahlan dan sekeliling Alun-Alun untuk memastikan tidak ada lagi pedagang yang berjualan di bahu jalan. Operasi ini mengacu pada Peraturan Daerah (Perda) tentang pemanfaatan ruang publik.
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdakab Jombang, Purwanto akrab dengan panggilan (Gempur), menegaskan bahwa pemerintah tidak melarang warga mencari nafkah. Namun, pedagang harus mengikuti aturan lokasi yang sudah tersedia. Pemkab mengarahkan para PKL untuk menempati Sentra Kuliner yang jauh lebih representatif dan legal.
Mengutamakan Kenyamanan Pejalan Kaki
Sterilisasi ini bertujuan agar fungsi trotoar kembali sepenuhnya untuk pejalan kaki. Selama ini, aktivitas ekonomi di zona merah seringkali menghambat mobilitas warga dan merusak estetika kota. Sebelum melakukan penertiban, Pemkab Jombang sebenarnya sudah menempuh jalur persuasif lewat sosialisasi intensif selama beberapa hari.
Warga pun menyambut positif perubahan ini. Eko, salah satu pengunjung, mengaku lebih menikmati suasana akhir pekan di Alun-Alun tanpa harus berdesakan dengan lapak dagangan. Sementara itu, Nabila yang rutin berolahraga merasa kualitas udaranya menjadi lebih segar dan area lari menjadi lebih luas.
Jaga Kebersihan Ruang Publik
Meskipun sempat ada warga yang kesulitan mencari camilan di pinggir jalan, mayoritas masyarakat mendukung relokasi ke Sentra Kuliner. Langkah ini memastikan roda ekonomi tetap berputar tanpa mengorbankan ketertiban umum.
Pemkab Jombang berkomitmen akan terus memantau kawasan ini secara rutin. Harapannya, kesadaran pedagang dan masyarakat semakin meningkat untuk menjaga Alun-Alun tetap menjadi ikon kebanggaan kota yang bersih, hijau, dan nyaman bagi siapa saja.(*)



















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.