Menu

Mode Gelap
Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa Sultan HB X: Desa Adalah Fondasi Budaya dan Ekonomi

PENDIDIKAN · 1 Mar 2026 12:27 WIB ·

Siswa SDN 01 Candimulyo Belajar Rawat Bahagia Lewat Tanaman


					Siswa SDN 01 Candimulyo Belajar Rawat Bahagia Lewat Tanaman Perbesar

Temanggung, Jawa Tengah [DESA MERDEKA] Menanam pohon ternyata bukan sekadar urusan penghijauan, melainkan cara ampuh merawat kesehatan mental sejak dini. Inilah yang dibuktikan mahasiswa KKN UNNES GIAT 15 melalui program “Tanam Harapan” di SDN 01 Candimulyo, Kabupaten Temanggung. Pada tanggal 29 Januari 2026, para siswa diajak memahami bahwa setiap tunas yang mereka tanam adalah simbol dari pertumbuhan emosi positif seperti rasa syukur dan tanggung jawab.

Program inovatif hasil kolaborasi LPPM UNNES dan Pemerintah Desa Candimulyo ini memadukan edukasi lingkungan dengan penguatan psikologis. Alih-alih hanya memberikan teori di dalam kelas, para mahasiswa langsung mengajak siswa mempraktikkan filosofi “merawat kehidupan” di halaman sekolah.

Menanam Pohon, Menumbuhkan Rasa Tanggung Jawab

Aktivitas menanam ini menjadi media refleksi yang kontekstual bagi anak-anak. Saat siswa menyentuh tanah dan merawat bibit, mereka belajar mengenali emosi positif. Ada rasa senang ketika melihat daun pertama tumbuh, serta muncul rasa tanggung jawab untuk memastikan tanaman tetap hidup.

“Harapan dan kepedulian terhadap sesama makhluk hidup bisa dibangun melalui aktivitas sederhana ini. Tanaman yang tumbuh menjadi pengingat bagi siswa untuk terus merawat emosi positif di dalam diri mereka sendiri,” ungkap perwakilan tim KKN UNNES GIAT 15.

Metode Belajar Interaktif yang Bermakna

Sepanjang kegiatan, antusiasme siswa melonjak. Pendekatan interaktif ini terbukti lebih efektif dibandingkan metode ceramah konvensional. Siswa tidak hanya mendapatkan pengetahuan botani dasar, tetapi juga pengalaman emosional yang mendalam tentang bagaimana aksi nyata mereka berdampak bagi bumi.

Program ini diharapkan menciptakan kebiasaan baru, di mana siswa menjadi lebih peka terhadap kebersihan lingkungan di sekolah maupun di rumah. Melalui semangat “Membangun Indonesia dari Desa,” mahasiswa KKN UNNES berupaya meninggalkan warisan nilai yang akan terus tumbuh seiring dengan besarnya tanaman yang telah ditanam oleh anak-anak Candimulyo.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 20 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Gedung Mewah Batusangkar: Harapan Baru Bagi Pemuda Pelosok

28 April 2026 - 20:50 WIB

Strategi Triple Readiness: Kunci Lulusan Sarjana Membangun Desa

26 April 2026 - 06:03 WIB

Siswa SMK Bawen Guncang Dunia Tani Lewat Inovasi

24 April 2026 - 05:45 WIB

Teknologi Pangan: Kunci Siswa SMK Kuasai Pertanian Masa Depan

24 April 2026 - 05:41 WIB

Literasi: Napas Baru bagi Masa Depan Pemuda Sumbar

22 April 2026 - 21:25 WIB

Sinergi Forkopimcam Mojoagung Kawal Ketat Kualitas Gizi di Dapur Garuda Nusantara Lestari

21 April 2026 - 09:56 WIB

Trending di PENDIDIKAN