Menu

Mode Gelap
APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa

DESA · 18 Feb 2026 00:36 WIB ·

Ngopi Bareng Polisi: Cara Efektif Jaga Keamanan di Ngambon


					Ngopi Bareng Polisi: Cara Efektif Jaga Keamanan di Ngambon Perbesar

Bojonegoro, Jawa Timur [DESA MERDEKA] Menjaga keamanan wilayah ternyata tidak melulu soal patroli sirine dan seragam yang kaku. Di Kecamatan Ngambon, sebuah pendekatan yang lebih membumi sedang gencar dilakukan. Di sela-sela aroma kopi dan obrolan santai, Kanit Binmas Polsek Ngambon, Aipda Andi NP, menjadikan warung kopi di Desa Bondol sebagai “pos pantau” sosial yang efektif, Selasa (17/2/2026).

Langkah preventif ini dilakukan untuk memastikan stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif. Dengan duduk melingkar bersama warga, sekat antara aparat dan masyarakat perlahan mencair, memudahkan pesan-pesan keamanan tersampaikan tanpa kesan menggurui.

Deteksi Dini Lewat Dialogis
Aipda Andi NP menjelaskan bahwa kunjungannya bukan sekadar silaturahmi biasa. Kegiatan sambang ini adalah instrumen pencegahan gangguan keamanan yang paling mendasar. Melalui dialogis, polisi bisa mendengar langsung keluhan atau potensi gesekan yang ada di tengah masyarakat sebelum berkembang menjadi masalah besar.

“Tujuan utamanya adalah menjaga kamtibmas tetap aman. Kami menggunakan sarana ini untuk menyampaikan imbauan secara langsung agar warga merasa memiliki tanggung jawab yang sama dalam menjaga lingkungannya,” tutur Aipda Andi NP di tengah kegiatannya.

Filosofi Sambang: Melayani Tanpa Jarak
Kapolsek Ngambon, AKP M. Thohir, menegaskan bahwa personelnya memang diinstruksikan untuk proaktif menjemput bola. Peran polisi sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat diimplementasikan dengan hadir di ruang-ruang publik yang menjadi tempat berkumpulnya warga.

“Kami ingin mengajak masyarakat untuk bersama-sama memelihara situasi kondusif. Harapannya, dengan kehadiran personel di lapangan, potensi niat jahat bisa diredam sejak awal,” tegas AKP M. Thohir saat dikonfirmasi secara terpisah.

Strategi “sambang warung kopi” ini terbukti efektif dalam membangun kepercayaan publik. Warga tidak lagi segan memberikan informasi penting terkait kondisi lingkungan mereka, menjadikan Ngambon sebagai wilayah yang tidak hanya aman di atas kertas, tapi juga damai dalam keseharian.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 20 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Wisata Taman Pelangi Dengkol: Ketika Disiplin Tata Kelola Melahirkan Inovasi

30 Juni 2026 - 08:13 WIB

Wisata Taman Pelangi Dengkol

Pemdes Rabasa Perkuat Kapasitas Kader Posyandu Lewat Dana Desa 2026, TPP Malaka Barat Apresiasi Komitmen Tingkatkan Layanan Kesehatan

29 Juni 2026 - 20:25 WIB

Prasasti Walandit Wonorejo, Warisan Sejarah yang Menggerakkan Pembangunan Desa

28 Juni 2026 - 19:43 WIB

Prasasti Walandit Wonorejo

Bupati Ingkar Janji, Warga Marubun Lokkung Simalungun Terisolasi

27 Juni 2026 - 22:42 WIB

Drs. Nasril Menang Pilwana Guguak Kuranji Hilir, Diwarnai Protes Warga yang Kehilangan Hak Pilih

27 Juni 2026 - 20:43 WIB

Dari Warga untuk Desa: Warnai Musdes RKP 2027 Tamanharjo

25 Juni 2026 - 20:01 WIB

Trending di DESA